/
Selasa, 08 November 2022 | 17:38 WIB
Sikap Polisi dalam video mesum kebaya merah vs judi online (Youtube/suara.com,Pixabay/AidanHowe)

Kedua, kalaupun pembuat konten ini dihukum, mengapa banyak pembuat konten pornografi lain di media sosial tidak dihukum. Dan penangkapan ini tidak akan berarti meniadakan konten pornografi lain di media sosial.

"Polisi kalau mau fair nangkepin para pembuat konten pemersatu bangsa, ya tangkep semua, jangan cuma yang viral!," kata dia.

"Tinggal cari Pak di Twitter. Ketik di search: "Private Content" NAH! Ntar ketemu tuh cewek-cewek ang mukanya ditutup emot snorkel sama cewek-cewek yang bikin konten siluet bisa gak pak?," tambahnya.

Dia juga menyindir terkait harga video konten pornografi. "Satu folder biasanya harganya setara sama satu kali pungli!," ucapnya.

Di samping itu, pembuat video ini juga menyampaikan aspirasinya terkait mana hal yang juga harus segera dituntaskan dengan kepentingan yang lebih utama menyangkut kebaikan banyak orang.

"Daripada bokep lokal, polisi siber itu masih banyak lho PR-nya yang belum selesai. Bjorka sampai hari ini gak ada kabarnya, judi online masih belum ditindak. Susahnya mneyelidiki judi online ini apa sih? Ada keterlibatan orang dalam?," sindirnya.

"Kami sebagai masyarakat itu resah. Kenapa, polisi kalau urusan bokep, satsetsatset banget kayaknya? Tapi kalau kasus lain, kenapa ribet banget pak? Apa karena gak ada video rekaman kejadiannya?," kata dia.

Kembali berikan sindirikan keras, dia menyinggung soal CCTV yang dalam beberapa kasus malah dihilangkan.

"Tapi ya gimana? tiap ada kasus penting CCTV-nya ilang semua!," pungkasnya.

Baca Juga: Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan Move On dari Ayu Ting Ting usai Ditolak, ini Gebetannya sekarang

Banyak warganet yang menyetujui argumen dalam video tersebut. Berbagai keresahan diungkapkan dari beragam kacamata.

"Kalo kasus ecek ecek gini nyidiknya lebih gampang.. Pemeran dan barang buktinya udah jelas
Ada perkara, ikut andil dalam penindakan, terus jadi laporan buat dikumpulin naik pangkat. Karena itu bagian dari penilaian kinerja," tulis akun @prasd****.

"Bulan lalu ngaduin kejahatan saiber receh tipu" onlen ke polres sini mentok cuman sampai dibikinin STTLP via cerita. Mau nunjukin bukti video,screenshot, ato rekaman, disuruhnya nanti saja mas kalau sudah ke penyidik.  Mungkin prioritas harus video ihik" kali ya," tulis @egao****. (*)

Sumber: Twitter/AditMK

Load More