SuaraSoreang.id - Sidang gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi di Pengadilan Agama Purwakarta, Rabu (16/11/2022) berlangsung cepat.
Tanpa proses mediasi dengan waktu yang lama, Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi hanya jalani berlangsung selama lima menit.
Anne Ratna Mustika pun buka suara dibalik cepatnya proses mediasi ini. Dia mengaku jika masalah rumah tangga yang telah dialaminya telah dirasakan sejak beberapa tahun terakhir.
“Sehingga jalan akhirnya gugatan cerai,” ungkap Ambu Anne seperti dikutip dari SuaraJabar.id.
Lebih terbuka dari sebelumnya, Ambu Anne ungkap perselisihan itu terjadi disebabkan Kang Dedi Mulyadi yang tidak mau terbuka soal keuangan.
Di samping itu, Ambu Anne mengungkap jika dirinya menerima kekerasan verbal dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis dari Dedi Mulyadi.
"Sehingga tadi mediasi tidak ada kesepakatan dan langsung masuk ke pokok perkara," terang Ambu Anne.
Namun, di pihak Dedi Mulyadi membantah jika proses mediasi tidak ada hasilnya. Menurutnya, mediasi tak sepenuhnya gagal.
Dari hasil mediasi ini menghasilkan kesepakatan terkait hak asuh anak yang menjadi hak keduanya.
Selain itu, pihak Dedi Mulyadi juga membantah terkait adanya KDRT psikis. Menurutnya hal ini tidak ada buktinya, sebab Ambu Anne tak menunjukkan gejala korban KDRT.
Pada sidang kali ini, Dedi Mulyadi datang ke Pengadilan Agama Purwakarta menghadiri sidang mediasi dengan Anne Ratna Mustika.
Berbeda dengan sebelumnya yang beraksi menaiki angkot, kini Dedi Mulyadi menggunakan jasa ojek online atau ojol untuk mengantarkannya.
Ambu Anne sendiri hadir menggunakan Pazero Sport dengan nomor polisi T 1 RA sekitar pukul 09.00 WIB.
Kemudian keduanya masuk ke ruang mediasi dengan dipimpin hakim mediator. Dalam ruangan khusus itu hanya berisi tiga orang, yakni hakim kemudian Ambu Anne dan Dedi Mulyadi.
Tak menunggu lama, proses sidang mediasi hanya berjalan sekitar lima menit. Kemudian keduanya berlanjut ke ruang sidang utama di ruang Umar Bin Khattab dan dihadapkan dengan ketua majelin hakim Lia Yuliasih.
Tag
Berita Terkait
-
Gaya Elit tapi Sulit, Lesti Kejora Tanggung Utang Rizky Billar yang Boros? Supercar Sewa hingga Kapal Rp38 M
-
Tiba di Indonesia Sepulang Umrah, Anne Ratna Mustika Disambut Orang Tersayang, Dedi Mulyadi?
-
Sudah Tak Saling Kabar dengan Ambu Anne, Kang Dedi Mulyadi pada Nyi Hyang: Demi Kamu, Aku akan Lakukan Apapun
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati