SuaraSoreang.id - Peristiwa penggrebekan yang dilakukan oleh warga kepada sepasang menantu dan mertua di Banten membuat warganet tak habis pikir.
Apalagi, setelah cerita lengkapnya dibeberkan oleh Risma yang tak lain adalah istri Rozy sekaligus anak dari ibu yang tega melakukan perbuatan tak senonoh tersebut.
Tak hanya menceritakan kronologi penggrebekan, Risma menceritakan awal mula hubungan spesial sang ibu dan Rozy kepada Denny Sumargo (Densu), Rabu (28/12/2022).
Ia mengatakan bahwa kecurigaan-kecurigaan hubungan terlarang keduanya didapati dari bukti chat WhatsApp hingga pesan melalui SMS.
Kepada Denny, Risma menceritakan dirinya tak menyangka kalau orang yang telah melahirkannya tersebut telah berhubungan badan dengan mantan suaminya, bahkan sebelum mereka menikah.
Sampai akhirnya, ia mendapati sendiri percakapan mesum keduanya melalui hp mantan suami dan yakin bahwa mereka telah melakukan hubungan badan.
Pesan itu di kirim oleh sang ibu melalui SMS dan berisi keluhannya karena si menantu maksa mengajak dirinya berhubungan seks di bulan puasa.
"Intinya memang berhubungan (seks). ‘Nggak tau diri lo, udah saya turuti berhubungan begitu, bulan puasa minta berbuat seperti itu siang-siang.’,” kata Risma membeberkan isi chat.
Kejadian itu sempat membuat Risma hampir batal menikah dengan Rozy. Karena ia telah melapor kepada bapaknya, namun kedua tersangka masih mengelak.
Baca Juga: Alat Bukti Dinilai Cukup, Teddy Minahasa Bakal Disidang di PN Jakbar Awal Januari 2023
Sempat disarankan untuk mengakhiri hubungannya dengan Rozy oleh sang bapak, namun pernikahan Risma dan Rozy tetap berlangsung setahun kemudian karena yakin mereka akan berubah.
Namun, keyakinan Risma sepertinya salah. Perbuatan selingkuh antara Rozy dan ibunya masih tetap dilakukan bahkan setelah mereka memutuskan untuk pindah rumah.
"Jadi kan waktu itu sekitar jam 1 (siang), Bapak belanja bahan-bahan mie ayam ke Jakarta . Nah aku kerja. Sedangkan dia (Rozy) itu berangkat kerja shift dua. Nah kata warga yang ngeliat ya kak, kok warung mie ayam tutup. Nah ibuku ini masuk ke kontrakan aku," kata Risma.
Diketahui, keluarga Risma memang memiliki sebuah usaha warung mie ayam yang lokasinya tidak jauh dari rumah kontrakan Risma.
Melihat hal itu warga semakin curiga karena sebelumnya mereka juga melihat ibu dari Risma mendatangi rumah kontrakan anaknya saat siang hari dan menutup warung mie ayam miliknya.
Hingga pada tanggal 15, warga yang sudah dangat curiga, memutuskan untuk menelefon ketua pemuda setempat dan menggrebek keduanya di dalam rumah kontrakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?