Dia juga mencak-mencak setelah kelar pertandingan. Dia mengatakan keputusan wasit sebagai biang keladi.
“Kami (Timnas Malaysia) tak boleh menerima kartu merah. Mengingat (kekurangan pemain) dapat mengganggu ritme permainan," kata dia.
"Keputusan itu menghancurkan semua rencana kami. Padahal, setelah mencetal gol di babak kedua (menit 55), kami bermain bagus,"
"Namun kartu merah merusak semuanya,” kata Hassan Sazali Waras mengutip dari harian Metro pada Kamis (2/2/2023).
Tak puas dengan kemarahan atas kekalahan yang didapat, Ubadaillah Samsul langsung mengancam tim-tim teras di Asia Tenggara termasuk Timnas Indonesia U-20.
Dia mengatakan jika Malaysia adalah kekuatan baru di Asia Tenggara. Dia yakin pemainnya adalah masa depan yang cerah.
“Saya yakin jika para pemain ini diberi kesempatan tampil di turnamen internasional maupun nasional, kita bisa sejajar dengan tim-tim top Asia seperti Korea Selatan,” kata Hassan Sazali Waras mengutip dari media Vietnam, Soha.vn.
“Sisi positif yang saya lihat, kami memiliki banyak pemain berlatenta. Para pemain ini bisa menjadi pilar Timnas Malaysia U-23, dan diandalkan di turnamen-turnamen seperti SEA Games 2023, 2025 maupun Olimpiade Paris 2024,” tutup Hassan Sazali Waras. (*)
Baca Juga: 12 Tahun Hidup Tanpa Air dan Listrik, Listrik Ibu Eny di Tanggung Seumur Hidup oleh Sosok ini..
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Piala AFF 2022, Kapan Timnas Indonesia Main?
-
Deretan Bintang Timnas Filipina Yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Mundur Jika Iwan Bule Mundur, Netizen: Silahkan Pergi!
-
Begini Alasan Asnawi Mangkualam Tolak Iwan Bule Mundur dari Jabatan Ketua Umum PSSI
-
Jauh dari Keluarga, Robi Darwis Ikut Pemusatan Latihan Timnas U-20 selama Dua Bulan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat