SuaraSoreang.id - Dinilai sebagai sesuatu yang menyebalkan, keluhan pada perut kembung merupakan masalah yang terkenal umun pada sebagian orang.
Sebelum menyatakan perut kembung sebagai masalah pada tubuh Anda. Melalui hal tersebut, kenali penyebab serta pencegahan pada permasalahan perut kembung berikut.
Cara mengenali perut kembung
Perut kembung tidak bisa dianggap sebagai suatu penyakit, dan biasa dialami oleh berbagai usia berapa pun, baik anak kecil hingga orang dewasa pasti pernah mengalaminya.
Lain halnya pada seorang wanita, manifestasi seperti inilah sangat tidak menyenangkan. Maka penting untuk mengetahui cara menghilangkannya.
Dengan suatu pembengkakan, gejala berikut dapat diamati,
Suara dengan intensitas dan volume yang bervariasi terdengar di dalam perut, menyerupai gemuruh.
Sering kali bersendawa, keluaran gas melalui anus.
Peningkatan perut mungkin terjadi, yang disertai dengan nyeri ringan, menyebabkan kejang, berat.
Baca Juga: Lucinta Luna Operasi Plastik Lagi, Permak Apa Lagi Nih?
Gas yang berada dalam area perut itulah yang menyebabkan pembengkakan pada area perut sehigga disebut kembung. Berbagai gas tersebutlah yang nantinya diserap dan dikeluarkan oleh tubuh.
Berbagai macam gas yang konsumsi tubuh, hingga 2 liter gas menumpuk di usus, yang terdiri dari amonia, hidrogen, sulfida, metana, karbn dioksida hingga nitrogen.
Pencegahan yang efektif
Pencegahan yang dapat dilakukan oleh Anda, seperti diet, minum obat, probiotik, antispasmodik yang dipercayai dapat membantu mengurangi gejala pada perut kembung.
Namun lain halnya jika kembung yang dialami oleh perut menganggu dan terjadi berulang, harus ditangani oleh pemeriksaan medis.
Untuk makanan, sangat dianjurkan untuk makan dalam jumlah porsi kecil, walaupun dilakukan beberapa kali. Kecuali permen, minuman berkarbonasi dan juga penutup makanan manis.
Konsumsi makan nabati yang berserat tinggi seperti kacang-kacangan dan juga sereal. Hingga lebih seringlah untuk mengonsumsi bakteri hidup seperti yogurt, kefir dam juga kombucha.
Tapi ingat, Anda harus menemui dokter ketika Anda menyadari bahwa itu adalah sesuatu yang biasa dan sangat mengganggu Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak
-
Tips PDKT Lewat Gelas: Anime Botan Kamiina Siap Bikin Kamu "Mabuk" Cinta di April 2026!
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026