SuaraSoreang.id – Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara menjadi sorotan setelah terjadi kebakaran besar yang menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai 50 orang pada Jumat (3/3/2023).
Tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya telah melakukan olah TKP dan mengungkapkan bahwa terdapat gangguan teknis sebelum kebakaran terjadi.
"Pada saat kejadian kemarin kurang lebih pukul 20.00 WIB sedang terjadi pengisian atau penerimaan minyak jenis Pertamax dari balongan, diterima di Depo Plumpang kemudian terjadi suatu gangguan teknis yang mengakibatkan tekanan berlebih. Dan setelah itu didapati terjadi peristiwa terbakar," kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Depo Pertamina Plumpang, dikutip dari suara.com (4/3/2023).
Kendati demikian, sumber api yang menyebabkan kebakaran masih belum diketahui pasti, dan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini. Pihak kepolisian juga sedang mengumpulkan saksi-saksi dan rekaman CCTV untuk dapat menjelaskan secara scientific mengenai kejadian sebenarnya.
"Khususnya terkait dengan sumber yang kemudian mengakibatkan terjadinya kebakaran, mungkin itu sementara. Tentunya untuk mencari tau sumber apinya dari mana? Ini sedang dilakukan pendalaman oleh tim," jelas Listyo.
Meski begitu, kebocoran minyak di dalam Depo Pertamina Plumpang menjadi salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab kebakaran tersebut. Namun, hal ini masih akan didalami lebih lanjut dalam proses investigasi yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama dengan Kodam Jaya telah mendirikan posko darurat bagi korban yang terdampak. Hal ini dilakukan untuk menampung para korban yang terdampak dan mempermudah konsolidasi antar personel dan tim SAR gabungan.
"Sudah disampaikan tadi sama Pangdam kita buat posko. Sama-sama memberikan pertolongan untuk konsolidasi personel dan sebagainya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.
Data terbaru menyebutkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran di Depo Pertamina Plumpang telah mencapai 17 orang, di mana dua di antaranya merupakan anak-anak. Sementara itu, jumlah korban luka-luka mencapai 50 orang, di mana satu di antaranya juga berstatus anak-anak.
Baca Juga: Berjanji Tak Mabuk Lagi, Han So Hee Tarik Kembali Ucapannya Karena Hal Ini
Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa seluruh korban dievakuasi ke RS Pelabuhan, RSUD Koja, dan RS Mulya Sari. Meskipun begitu, jumlah korban meninggal dunia dan luka-luka diperkirakan akan terus bertambah, karena masih banyak orang yang terperangkap di dalam depo saat kebakaran terjadi. (Mey
Sumber: suara.com
Berita Terkait
-
Profil Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Jabat 2 Periode Dihadapkan Kasus Kebakaran Depo Plumpang
-
Intip Gaji para Komisaris dan Direksi Pertamina hingga Depo Sering Meledak dan Merenggut Belasan Nyawa Tak Berdosa
-
Belasan Nyawa Melayang Akibat Pertamina Plumpang Meledak, Wapres Minta Warga Sabar: Yang Penting Kebutuhan Terjamin
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional