SUARA SOREANG - Gelandang PSM Makasar Wiljan Pluim Buka Suara Alasan Tidak Ingin Jadi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Pluim adalah salah satu pemain asing yang sudah lama berkarir di tanah air.
Bahkan, dia sudah 7 tahun membela PSM, loyalitas pemain asal Belanda ini memang sudah terbukti.
Kedekatan emosional Pluim dengan tim Juku Eja benar-benar menyentuh.
Sudah cukup lama berkarir di Indonesia, Wiljan Pluim menjelaskan jika sempat berpikiran untuk menjalani proses naturalisasi dan membela timnas Indonesia.
Hal tersebut juga sudah dilakukan oleh rekannya saat di PSM yakni Marc Klok.
Namun, dia tidak mengambil langkah tersebut karena keluarganya ingin kembali ke Belanda.
"Aku memikirkan itu (naturalisasi), kami membicarakan itu. Tapi pada akhirnya kita memutuskan untuk kembali (ke Belanda). Pastinya karena ada keluarga di sana," ujar Wiljam Pluim.
"Kami suka tinggal di sini, tapi lebih baik untuk anak saya dan keluarga kembali ke Belanda," kata Wiljan Pluim.
Baca Juga: Jepang atau Jerman, Dua Nama Ini Disebut-sebut akan Gantikan Indra Sjafri
Setelah dari PSM, gelandang berusia 34 tahun ini menegaskan akan pensiun.
"Aku mempunyai kontrak dua tahun lagi. Setelah itu berakhir aku akan berhenti bermain bola," tambahnya.(*)
Sumber: Instagram/teransfers
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Teka-teki Izin Terbang Pesawat AS di Langit RI, Ancam Kedaulatan?
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 20262030? Begini Persiapan Panitia
-
Kasat Lantas Solok Kota Dimutasi di Tengah Sorotan Rombongan Arteria Dahlan Foto di Sitinjau Lauik
-
Dalang Penggedor Pintu Dapur di Malam Takbir Saat Nenek Membuat Wajik
-
Digempur Isu Cerai, Fairuz A Rafiq Akhirnya Beri Klarifikasi
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi