SUARA SOREANG - Video Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH Ate Musodiq, yang hadiri acara ulang tahun Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Panji Gumilang ke-77, menjadi viral di internet usai dibagikan sejumlah akun media sosial.
Dalam acara tersebut, KH Ate Musodiq turut menyampaikan pandangannya tentang Al Zaytun.
Dalam video yang beredar di media sosial, pembawa acara dengan jelas memperkenalkan KH Ate Musodiq sebagai Ketua PCNU Kota Tasikmalaya, Ketua FKUB, dan Ketua MUI Kota Tasikmalaya, sekaligus pimpinan Ponpes Cilendek.
Dalam penyampaiannya, KH Ate Musodiq memberikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan di Ponpes Al Zaytun, termasuk sikap umat Islam di era modern.
Namun, pernyataan kontroversial yang menyinggung lembaga dan ulama juga diucapkan dalam pidatonya.
Mengenai hal ini, Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya bereaksi.
Para pengurus Syuriah PCNU mengadakan musyawarah dan menyampaikan pernyataan sikap terkait kejadian tersebut.
Katib Syuriyah PCNU Kota Tasikmalaya, KH Pepep Puad Muslim, menyatakan bahwa seluruh pengurus PCNU Kota Tasikmalaya menyesalkan peristiwa tersebut yang tersebar luas di media sosial.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas pidato KH Ate Musodiq di acara ulang tahun Panji Gumilang ke-77 di Ponpes Al-Zaytun karena dianggap menyinggung berbagai pihak termasuk ulama dan cendikiawan.
Dalam pernyataan sikapnya, Syuriah PCNU Kota Tasikmalaya dan seluruh peserta musyawarah mendesak PWNU Jawa Barat dan PBNU untuk memberikan sanksi organisasi secara tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku di Perkumpulan Nahdlatul Ulama.
Pernyataan sikap tersebut ditandatangani oleh Pimpinan Sidang Musyawarah, Rois Syuriyah PCNU Kota Tasikmalaya KH Aban Bunyamin, dan Katib Syuriyah Dr. KH Pepep Puad Muslim. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
RIJepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Rekam Jejak Mentereng Emilia Achmadi Ahli Gizi Timnas Indonesia, Senjata Baru Era John Herdman
-
Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Elkan Baggott Jarang Main, Rizky Ridho Tetap Ingin Curi Ilmu, Kenapa?
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Resmi ke Timnas Indonesia! Begini Gaya Melatih Elliott Dickman, Asisten Baru John Herdman
-
Hemat Pangkal Kaya? Masihkah Relevan di Era Ini atau Perlu Dievaluasi