/
Senin, 28 Agustus 2023 | 06:31 WIB
ILUSTRASI. Tips menghindari beli mobil bekas terendam air (Unsplash/ Wes Warren)

SUARA SOREANG - Membeli mobil bekas yang pernah terendam banjir dapat menjadi pilihan yang berisiko, mengingat dampak kerusakan akibat banjir yang dapat mempengaruhi elektronik, rem, suspensi, mesin, dan interior mobil. 

Meski harga lebih terjangkau, mengidentifikasi mobil bekas banjir dan menghindari pembelian yang salah adalah langkah penting dalam menjaga investasi Anda.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu menghindari membeli mobil bekas banjir:

Dapatkan laporan riwayat kendaraan
Sebelum membeli mobil bekas, penting untuk mendapatkan laporan riwayat kendaraan. 

Laporan ini dapat memberi tahu banyak hal tentang riwayat mobil, termasuk apakah pernah mengalami kecelakaan atau mengalami kerusakan akibat banjir. 

Carilah tanda-tanda kerusakan akibat banjir, seperti noda air atau bau apek di bagian dalam mobil.

Periksa tanda-tanda kerusakan akibat air
Melansir Consumer Reports, periksa mobil dengan cermat untuk mengetahui adanya tanda-tanda kerusakan akibat air. 

Cari saluran air atau noda air pada jok atau karpet, dan periksa apakah ada tanda-tanda karat atau korosi pada bagian logam. 

Periksa bagasi dan ban serep dengan baik untuk mengetahui adanya tanda-tanda kerusakan akibat air.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik usai Liverpool Comeback Dramatis atas Newcastle, Darwin Nunez Cetak Sejarah

Periksa mobil secara menyeluruh
Bawalah mobil ke bengkel untuk pemeriksaan menyeluruh sebelum melakukan pembelian. 

Seorang teknisi dapat memberikan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kendaraan dan mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin tidak calon pembeli sadari.

Periksa sumbat pembuangan karet
Periksa apakah sumbat pembuangan karet di bawah mobil dan di bagian bawah pintu terlihat seperti baru saja dilepas. 

Hal itu mungkin telah dilakukan untuk mengalirkan air banjir dari mobil.

Berhati-hatilah dengan harga murah
Waspadalah terhadap mobil bekas yang harganya jauh di bawah harga pasar, karena ini bisa menjadi tanda bahwa mobil tersebut mengalami kerusakan akibat banjir. 

Mobil yang rusak akibat banjir harus dijual jauh di bawah nilai pasar, dan kecuali dealer dapat membuktikan restorasi yang ekstensif, Anda harus menghindari membelinya.

Berhati-hatilah dengan penjualan pribadi 
Menurut laman aarp, berhati-hatilah saat membeli mobil bekas dari penjual pribadi, karena mereka mungkin tidak akan berterus terang tentang kerusakan akibat banjir. 

Selalu dapatkan laporan riwayat kendaraan dan periksalah mobil tersebut oleh montir sebelum melakukan pembelian.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat menghindari membeli mobil yang rusak akibat banjir dan membuat keputusan yang lebih tepat saat membeli mobil bekas. (*)

Load More