SUARA SOREANG - Permasalahan antara Verny Hasan dan Denny Sumargo semakin menarik perhatian publik.
Verny Hasan telah mengajukan tantangan untuk tes DNA kedua kalinya di Singapura, yang juga diterima oleh Denny Sumargo.
Tentang tes DNA kedua kalinya yang dilakukan Verny Hasan di Singapura, hal ini menimbulkan banyak pertanyaan, termasuk mengenai kemungkinan aksi gratifikasi di rumah sakit yang melakukan tes DNA.
Dokter Richard Lee PUN mengundang dokter forensik dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Ade Firmansyah, untuk membahas isu ini.
Dalam diskusi di kanal YouTube Richard Lee, dokter kecantikan tersebut menanyakan apakah ada kemungkinan seseorang bisa mempengaruhi hasil tes DNA dengan sogok-menyogok.
"Misalnya satu orang mau bermain disogok untuk mempermainkan itu (tes DNA) bisa nggak ya?" tanya dokter Richard Lee dikutip Rabu (13/9/2023).
Yang mengejutkan Ade Firmansyah mengungkapkan bahwa sogok-menyogok adalah sesuatu yang sangat mungkin terjadi dalam situasi tertentu.
Namun, Ade Firmansyah juga menjelaskan bahwa kemungkinan ini kecil terjadi karena pasien tidak dapat bertemu langsung dengan laboran yang bekerja di laboratorium yang melakukan tes DNA.
Hal ini karena tes DNA dikerjakan oleh para laboran di dalam laboratorium, sementara pasien hanya bertemu dengan dokter yang bersangkutan.
Baca Juga: Gara-gara Komentar Jahil Asnawi ke Pratama Arhan, Nama Fuji Jadi Bahasan
Selain itu, Ade Firmansyah menekankan bahwa tidak sembarangan orang dapat masuk ke ruangan laboratorium, sehingga kecil kemungkinan adanya aksi gratifikasi terhadap petugas laboratorium saat melakukan tes DNA.
Dalam diskusi tersebut, dijelaskan bahwa petugas laboratorium tidak memiliki keterkaitan dengan pasien, dan dokter tidak dapat masuk ke laboratorium dengan mudah.
"Petugas laboran tidak memiliki keterkaitan dengan pasien. Dokter nggak bisa masuk sembarangan ke laboratorium," ungkap dokter Firmansyah.
Lebih jauh ia menjelaskan, mesin yang digunakan juga telah diakreditasi secara internasional, memastikan bahwa prosesnya terstandar dan tidak dapat dimanipulasi dengan mudah. (*)
Berita Terkait
-
Potret Keakraban Denise Chariesta dengan Denny Sumargo Hingga Nikita Mirzani, Dulu Lengket Kini Kayak Gak Kenal
-
Denise Chariesta Sebut Artis yang Tak Hadiri Acara Ultahnya Pernah Bertamu ke Rumah Tanpa Diundang: Gak Tahu Diri!
-
Dokter Richard Lee Review Payung di Mobil Roll Royce, Payung Termahal di Dunia dengan Harga Rp80 Juta: Apa Kelebihannya?
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Ratu Rizky Nabila Dicap Pelakor, Pesulap Merah Pasang Badan: Dia Wanita Baik
-
Tottenham Hotspur Tertarik Boyong Antonio Rudiger
-
Waspada Copet 'Necis' di Blok M Hub, MRT Jakarta Perketat Pengamanan
-
Bayern Munich Intip Peluang Rekrut John Stones dari Man City Secara Gratis
-
RSCM Pastikan Pasien Tetap Dilayani Meski Status BPJS PBI Nonaktif
-
IHSG Merana Imbas Ambil Cuan Para Investor di Jumat Pagi, 372 Saham Merah
-
51 Kode Redeem FF 13 Februari 2026: Misi Gali Harta Karun dan Skin Trogon Langka
-
Pertama Kali, WhatsApp Call Pelanggan IM3 Aman dari Spam dan Scam
-
Dinilai Terlalu Sensual, 4 Fakta Kontroversial Film Wuthering Heights Versi Margot Robbie
-
Layanan BPJS PBI Tetap Aktif, Ibu di Bogor Bersyukur Anaknya Bisa Rutin Cuci Darah