Suara.com - Kontingen taekwondo Indonesia mendulang empat medali emas turnamen test event Asian Games 2018 kategori poomsae atau artistik di JIE Expo Kemayoran Hall B, Jakarta, Sabtu (10/2/2018).
Medali emas ini disumbangkan dari empat nomor poomsae yakni perorangan putra melalui Muhammad Alfi Kusuma yang memperoleh poin lebih baik dari pemain Hong Kong Cheuk Yin Choy (117,2-114,7).
Emas kedua disumbangkan oleh Defia Rosmaniar yang mampu mendapat poin lebih dari wakil Malysia Khim Wen Yap (119,8-113,7). Emas selanjutnya disumbangkan tim putra dan tim putri dalam nomor beregu.
Tim putra Indonesia berhasil mendapat emas usai mengalahkan perolehan poin tim Hong Kong (104,6-97,8). Sementara tim putri Indonesia berhasil mendulang emas usai mengungguli poin tim India 104,0-91,6.
Pengumuman pemenang pertandingan tim putra sempat terganggu akibat pengumuman pemenang oleh juri pertandingan dan yang muncul di layar besar (big screen) berbeda. Keputusan juri berdasarkan hitungan kumulatif, Indonesia keluar sebagai pemenang dari sudut biru, sedangkan yang muncul di layar pemenang adalah Hong Kong di sudut biru.
Menyadari ada kesalahan, panitia segera melakukan perbaikan dan beberapa saat kemudian layar besar akhirnya mengumumkan sesuai dengan keputusan juri pertandingan.
Dengan empat medali dari kategori poomsae ini, untuk sementara Indonesia menjadi kampiun dalam klasemen perolehan medali cabang taekwondo.
Di tempat kedua ada, Hong Kong dengan dua perak dan satu perunggu, yang disusul India di posisi tiga dengan satu perak dan dua perunggu.
Di posisi keempat, ada Malaysia yang mengumpulkan satu perak dan di posisi terakhir di klasemen sementara ada Laos dengan dua perunggu. (Antara)
Berita Terkait
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026