Suara.com - Petinju kenamaan Indonesia, Daud Yordan dipastikan kembali akan naik ring pada 22 April mendatang, menghadapi Pavel Malikov dari Rusia. Duel yang akan digelar di DIVS, Ekaterinburg, Rusia ini memperebutkan sabuk juara dunia tinju kelas ringan WBO Interim.
Daud diharapkan bisa mengatasi perlawanan Malikov kendati bertanding di kandang lawan. Kemenangan tersebut sangat penting guna meningkatkan karier Daud ke jenjang yang lebih besar lagi.
Harapan ini sebagaimana dikemukakan Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim, saat dihubungi Suara.com, Rabu (7/3/2018).
"Faktor tuan rumah tentu ada, tapi saya yakin Daud punya peluang besar mengatasi Malikov. Terlebih dia juga sudah kurang lebih dua bulan berlatih di Spanyol," ujar Simon, sapaan akrabnya.
"Mungkin orang berpikir akan susah menang di Rusia. Tapi, tidak ada yang tidak mungkin (di dunia ini). Bahkan, tidak tertutup kemungkinan, Insya Allah Daud bisa memukul KO lawannya," Simon menambahkan.
Foto: Daud Yordan (kanan) berlatih bersama pelatih kedua, Titobox, di Sasana Caja Laboral, Logrono, La Rioja, Spanyol. [Dok. Mahkota Promotion]
Pertarungan antara Daud Yordan dan Pavel Malikov merupakan laga pengganti setelah rencana pertarungan Daud melawan Luke Campbell batal. Duel bertajuk "WBA Lightweight Eliminator Fight" ini rencananya dihelat di O2 Arena, London, Inggris, 24 Februari lalu.
Namun, kendala administrasi memaksa pertarungan ini harus dibatalkan.
Baca Juga: Mengenal Pavel Malikov, Penantang Petinju Indonesia Daud Yordan
"Pertarungan melawan Luke Campbell batal karena terjadi kesalahan administrasi diantara kedua belah pihak. Tapi, setelah itu kami terus mencari penggantinya, termasuk opsinya melawan Isa Chaniev. Sampai akhirnya kami mencapai kesepakatan pertarungan antara Daud Yordan dan Pavel Malikov," jelas Simon.
Berita Terkait
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
-
Peluang Emas Lulusan SMK: Perusahaan Raksasa Rusia Tawarkan Gaji Rp43 Juta, Pemerintah RI Buka Jalan
-
Viral WNI Jadi Tentara AS dan Rusia, Pemerintah Telusuri Status Kewarganegaraannya
-
Indonesia Semakin Dekat Garap Proyek Nuklir Bareng Rusia
-
Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia