Suara.com - Legenda bukutangkis nasional, Susy Susanti menyoroti performa tunggal putra Indonesia yang dinilai kurang memuaskan di ajang Badminton Asia Championship (BAC) 2018.
Pada turnamen yang berlangsung di Wuhan Sport Center, Wuhan, China pada 24-29 April tersebut, Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa memang tak mampu melangkah jauh karena ditaklukan lawan-lawan yang cukup kuat.
Ihsan jadi tunggal pertama yang gugur di BAC 2018. Di babak pertama, dirinya sudah harus berhadapan dengan unggulan kedua asal Korea Selatan, Son Wan Ho dan harus tumbang dua gim langsung, 17-21 dan 10-21.
Sementara Jonathan dan Anthony harus merelakan tiket perempatfinal ke tangan lawan setelah takluk di babak kedua. Jonathan takluk dari wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, dengan skor 19-21, 21-12, 15-21. Sedangkan Anthony ditumbangkan tunggal kawakan asal Malaysia, Lee Chong Wei dengan skor 21-16, 9-21, 11-21.
Menurut Susy, masih banyak yang harus dipelajari dan diperbaiki tunggal putra Indonesia, merujuk dari penampilan di BAC 2018. Apalagi ketiganya kini masuk dalam tim inti Indonesia yang akan berangkat ke Thailand untuk menjalani Piala Thomas 2018.
"(Anthony) Ginting kalah sama Lee Chong Wei, padahal tinggal sedikit lagi (bisa menang). Ayo di push lagi, dimatangkan lagi (strateginya), diberanikan lagi permainannya, dikuatkan lagi gitu loh," kata Susy Susanti saat dihubungi Suara.com, Selasa (1/5/2018).
Peraih empat gelar All England ini juga meminta Jonathan Christie untuk menaikan kepercayaan diri serta memperbaiki pola permainannya. Sebab menurutnya, Jojo -sapaan Jonathan Christie- kerap kali menang melawan pemain unggulan, namun kalah melawan pemain-pemain yang biasa saja.
"Jonathan, dia bisa menang lawan unggulan, tetapi lawan yang sedang-sedang dia masih belum. Jadi itu maksudnya, kepercayaan dirinya lah, polanya, dan strateginya itu dia harus memperbaiki lagi. Karena setiap orang kan polanya beda-beda, pada saat dia main lawan A mungkin harus pakai strategi B, lawan B mungkin harus pakai strategi C, itu yang harus dipikirkan," tandas Susy.
Ketiga tunggal putra Indonesia tersebut, ditambah tunggal junior, Firman Abdul Kholik, akan bahu membahu bersama tiga ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya / Marcus Fernaldi, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan serta Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto dalam Piala Thomas yang akan berlangsing pada 20-27 Mei 2018 mendatang di Bangkok, Thailand.
Baca Juga: Duh! Jelang GP Spanyol, Hafizh Syahrin Alami Kecelakaan
Di kejuaraan beregu paling bergengsi di dunia itu, Indonesia masuk dalam Grup B bersama Korea Selatan, Kanada, dan tuan rumah Thailand.
Berita Terkait
-
Ambisi Thailand Rebut Piala Susy Susanti dan Liem Swie King di Superliga Junior 2025
-
Susy Susanti Ungkap Kriteria Atlet Muda Berbakat saat Pantau Langsung Audisi Umum PB Djarum 2024
-
Deretan Atlet Bulu Tangkis Indonesia yang Pernah Juara di Thailand Open
-
7 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2023, Perebutkan Piala Liem Swie King hingga Susy Susanti
-
Jadwal Final Australian Open 2022: Gregoria Mariska Tunjung Wakil Semata Wayang Indonesia
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak