Suara.com - Indonesia menyisakan dua wakil dalam kejuaraan bulutangkis New Zealand Open 2018 usai tiga wakil lainnya gagal melewati tantangan di perempat final.
Berdasarkan laman Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), dua wakil Indonesia yang melaju ke semifinal turnamen level BWF World Tour Super 300 adalah dari sektor tunggal putra dan ganda putra.
Di nomor ganda putra, Indonesia diwakili Berry Angriawan/Hardianto. Unggulan kedua ini melaju ke empat besar usai menyingkirkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Tang Jie Chen setelah lebih dahulu kalah di game pertama.
Dalam pertarungan tiga game selama 57 menit tersebut, Chang/Chen dipaksa bertekuk lutut oleh Berry/Hardianto dengan skor 13-21, 21-17 dan 21-16.
Sementara di tunggal putra, Jonatan Christie berhasil membalaskan kekalahannya atas mantan atlet pelatnas PBSI, Tommy Sugiarto, di Indonesia Masters 2015.
Kemenangan yang diraih Jonatan ini sedikit berbau keberuntungan setelah Tommy memutuskan mundur dari pertandingan di game kedua.
Semula, dalam pertarungan di North Shore Events Centre, Auckland ini, Tommy unggul lebih dulu di game pertama dengan skor 21-17.
Putra legenda bulutangkis nasional Icuk Sugiarto itu pun akhirnya mundur dari pertarungan saat tertinggal 5-14 dari Jonatan.
Baca Juga: Tommy Mundur, Jonatan ke Semifinal New Zealand Open
Adapun di nomor ganda campuran, tak lagi menyisakan wakilnya setelah Ronald Alexander/Annisa Saufika tak mampu menaklukkan perlawanan pasangan Thailand unggulan satu, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, 15-21 dan 11-21.
Di ganda putri dan tunggal putri, kejadian mengejutkan terjadi pada wakil-wakil Indonesia setelah pasangan unggulan satu Della Destara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan Gregoria Mariska Tunjung yang merupakan unggulan enam meraih hasil minor.
Della/Rizki dipaksa menyerah oleh Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata (Jepang) dalam pertarungan tiga game selama 62 menit yang berkesudahan dengan skor 8-21, 21-15 dan 15-21.
Sedangkan Gregoria, harus terhenti langkahnya usai ditundukkan wakil Cina, Han Yue, dua game langsung 19-21 dan 16-21.
Tag
Berita Terkait
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia