Suara.com - Di Piala Thomas 2018, Jonatan Christie rupanya hanya jadi pilihan kedua Indonesia setelah Anthony Sinisuka Ginting. Padahal, di daftar rangking tunggal putra dunia, peringkat Jonatan lebih baik dibandingkan Anthony.
Dilansir situs resmi Badminton World Federation (BWF), Jonatan berada di rangking 11 dunia. Sementara, Anthony yang menjadi tunggal pertama tim Thomas Indonesia, berada di rangking 12, tepat satu strip dibawah Jonatan.
Ternyata, penentuan urutan bagi seluruh pemain di Piala Thomas dan Uber 2018 hanya mengacu pada perolehan poin pemain hingga pekan ke-18 perhitungan BWF Rangking, atau hingga usainya Badminton Asia Championship (BAC) 2018 yang berlangsung di Wuhan, China pada 24-29 April 2018 lalu.
"Tunggal pertama tetap jadi milik Anthony (Sinisuka Ginting), karena poin yang diambil itu hanya sampai BAC. Jadi saya tetap menjadi tunggal kedua, Anthony tunggal pertama," ungkap Jojo -sapaan akrab Jonatan- saat ditemui di acara pelepasan tim Thomas dan Uber Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (16/5/2018).
Saat bermain di BAC 2018, Jojo dan Anthony hanya mampu melangkah hingga babak kedua. Jonatan disingkirkan tunggal Hongkong, Ng Ka Long Angus, dengan skor 19-21, 21-12, 15-21. Sementara Anthony dipaksa menyerah oleh tunggal gaek Malaysia, Lie Chong Wei 21-16, 9-21, 11-21.
Usai BAC, perolehan poin Jonatan masih berada tiga strip di bawah Anthony. Jonatan berada di rangking 14 dengan perolehan 49.783 poin dari total 17 turnamen yang diikuti.
Sementara itu Rangking Jonatan melonjak tiga strip ke posisi 11 setelah mengikuti turnamen New Zealand Open 2018. Pada turnamen yang berlangsung di North Shore Events Centre, New Zealand pada 1-6 Mei 2018, Jojo berhasil melangkah ke babak final. Namun ia gagal juara usai ditekuk tunggal senior China, Lin Dan.
Menurut Jojo, urutan tunggal pertama, kedua, ketiga dan seterusnya tak terlalu mempengaruhi dirinya. Atlet kelahiran Jakarta 1997 silam itu lebih memikirkan bagaimana meraih poin untuk membantu tim Indonesia melangkah sejauh mungkin.
"Target pribadi saya dari tim tunggal, semoga bisa menyumbang poin di setiap match-nya," kata Jonatan.
Di Piala Thomas 2018, Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Kanada, Thailand dan Korea Selatan. Bakal bermain di Impact Arena, Bangkok Thailand, tim Merah-Putih diharapkan mampu membawa pulang Piala yang terakhir kali didapatkan pada 2002 silam.
Berita Terkait
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas