Suara.com - Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) tampak sangat serius menyiapkan upacara pembukaan Asian Games 2018. Bahkan panggung terbebesar sejagat tengah dirancang demi menyukseskan pembukaan multievent terbesar bangsa Asia tersebut.
Spektakulernya panggung dikatakan oleh Pengarah Kreatif Upacara Pembukaan dan Penutupan Asian Games 2018, Wishnutama, saat menghadiri jumpa pers di Kantor INASGOC, Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/5/2018).
"Insyaallah, panggung yang akan dibuat panitia Asian Games 2018 (INASGOC) akan menjadi panggung terbesar yg pernah ada di dunia, bahkan dibanding Olimpiade apapun," kata Wishnutama.
Apa yang dikatakan Wishnu bukan hal main-main. Pria yang juga menjabat dirut salah satu televisi swasta itu mengatakan telah melakukan riset terkait hal itu.
"Jadi kami sendiri sudah riset bahwa panggung (pembukaan Asian Games 2018) ini akan menjadi yang terbesar (di dunia)," tuturnya.
Pihak INASGOC sendiri telah menetapkan bekas vendor panggung yang menangani SEA Games 2011 Palembang, PT Reka Citra Prima Kreasi sebagai pihak yang bertanggung jawab membangun tempat pertunjukan tersebut.
Meski terkesan megah dan meriah, Joni selaku perwakilan PT Reka Citra Prima Kreasi menyebut akan tetap memasukan unsur-unsur budaya Indonesia kedalam bangunan rancangannya.
"Panggung yang akan dibuat benar-benar spektakuler karena akan mencirikan Indonesia banget. Memperlihatkan kondisi dan budaya Indonesia yang megah, lengkap dengan visual effect, dan calderone" ujar Joni.
Asian Games 2018 akan dimulai pada 18 Agustus mendatang. Terkait persiapan upacara pembuka, INASGOC selaku panitia penyelenggara menyebut progresnya telah mencapai 70%.
Pesta olahraga terbesar bangsa Asia itu akan digelar di Jakarta dan Palembang dengan mempertandingkan 40 cabang olahraga. Ribuan atlet, official dan wartawan internasional, diprediksi akan memeriahkan multievent empat tahunan tersebut.
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026