Suara.com - Kontingen China menjadi kontingen terbesar selain kontingen tuan rumah Indonesia dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 yang secara resmi berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.
Menurut data resmi Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC), Kontingen China mengerahkan total 859 atlet pada 40 cabang olahraga (cabor).
Kontingen-kontingen negara peserta Asian Games 2018 sendiri mengikuti defile alias parade pada Upacara Pembukaan Asian Games 2018 yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini.
Cabor atlet dan kano-kayak menjadi cabang yang paling banyak diikuti tim China, dengan jumlah atlet yang turun sebanyak 82 atlet atletik dan 50 atlet kano/kayak.
Kontingen asing terbesar kedua dalam Asian Games 2018 sendiri adalah Thailand. Negeri Gajah Putih menurunkan 812 atlet dengan komposisi terbesar keikutsertaan pada cabor atletik (60 atlet) dan kano-kayak (47 atlet).
Korea Selatan menjadi kontingen asing terbesar ketiga dengan total 775 atlet. Mereka mengerahkan kekuatan besarnya pada cabor atletik (40 atlet) dan cabor sepakbola putra dan putri (40 atlet).
Kontingen keempat terbesar adalah kontingen Jepang dengan total 761 atlet. Sebagaimana kontingen negara lain, Jepang juga mengerahkan kekuatan mereka pada cabor atletik dengan jumlah 58 atlet dan cabor sepakbola putra dan putri dengan 38 atlet.
India menjadi kontingen asing terbesar kelima di Asian Games 2018. Negara Asia Selatan itu menurunkan 617 atlet dengan komposisi terbesar pada atletik (50 atlet) dan kano-kayak (46 atlet).
Sementara itu, kontingen Indonesia sebagai tuan rumah praktis merupakan kontingen yang paling banyak menyumbangkan atlet di Asian Games 2018. Indonesia menurunkan seluruh kekuatannya dengan total 935 atlet. Indonesia juga turun penuh pada atletik dengan total 58 atlet dan cabor kano-kayak sebanyak 41 atlet.
Baca Juga: Wah! Kontingen Korea dan Palestina Dapat Sambutan Meriah di GBK
Jumlah total atlet dari 45 negara partisipan Asian Games 2018 adalah 11.478 atlet dalam 40 cabor. Cabor sepakbola menjadi cabor yang paling banyak diikuti dengan total peserta 787 atlet. Jumlah itu diikuti cabor atletik yang akan diikuti 729 atlet.
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
Terkini
-
Instruksi Presiden, Kemenpora Bergerak: Dualisme Organisasi Olahraga Mulai Dibenahi
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
Bulu Tangkis Indonesia Berjaya di ASG 2025, Gondol 5 Emas & Ciptakan 3 Final 'Perang Saudara'!
-
Harga Tiket Indonesia Masters 2026 Dirilis, Mulai Rp40 Ribu! Lebih Murah dari Tahun Lalu
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 di Istora, Catat Tanggalnya!
-
BWF Umumkan Sejumlah Aturan Baru untuk Kompetisi Dunia dan Para-Bulu Tangkis
-
Arahan Prabowo: Kesejahteraan Atlet Prioritas Utama, Beasiswa LPDP dan Bonus Internasional Naik
-
FIBA Resmi Ubah Sistem Ranking Dunia, Poin Kini Bersifat Akumulatif
-
Thailand Dilanda Banjir, 10 Cabor Ini Dipindah Lokasi ke Bangkok