Suara.com - Rabu (22/8/2018) pukul 16.00 WIB, Indonesia berhasil menambah medali. Dua medali, emas dan perak, dipersembahkan cabang olahraga paralayang.
Medali emas di nomor ketepatan mendarat (KTM) beregu putra. Sementara medali perak didapat dari nomor yang sama oleh tim beregu putri.
Di nomor ketepatan mendarat (KTM) beregu, Indonesia menurunkan lima atlet yaitu Aris Apriansyah, Joni Efendi, Jafro Megawanto, Hening Paradigma, Roni Pratama. Sedangkan tim beregu putri diisi oleh tiga atlet yakni Lis Adriana, Ike Ayu Wulandari, dan Rika Wijayanti.
Medali emas direngkuh tim putra Indonesia usai mengumpulkan 1104 poin dari enam ronde. Sementara tim putri mendapat perak usai mengumpulkan 2122 poin dari enam ronde.
Dengan tambahan dua medali, total, Indonesia saat ini sudah mengantongi 14 medali yang terdiri dari enam medali emas, tiga perak dan lima perunggu.
Sementara itu di posisi puncak klasemen, Cina belum tergoyahkan dengan 32 medali emas dari total 65 medali. Begitu pula di tempat kedua dan ketiga yang masih ditempati oleh Jepang dan Korea Selatan.
Berikut klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2018, Rabu (22/8/2018) pukul 16.00 WIB.
Berita Terkait
-
Viral Paralayang Tak Boleh Terbang di Bromo, Netizen: Sakral atau Takut Ketahuan...
-
Tandem Paralayang: Serunya Menikmati Indahnya Kota Batu di Atas Awan!
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Main Paralayang, Ekspresi Bocil Ini Jadi Perhatian: Antara Takut dan Pelampiasan
-
Lagi-lagi BC! Ini Kronologi Parasut Paralayang dari Australia Milik Atlet Ditahan Bea Cukai
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara