Suara.com - Cabang olahraga bola voli Asian Games 2018 telah memasuki babak perempat final. Delapan negara termasuk Indonesia akan beradu ketangkasan untuk menjadi kampiun di pesta olahraga terbesar bangsa Asia ke-18 ini.
Dari banyaknya pevoli putri yang turun membela negara masing-masing di Asian Games 2018, Suara.com merangkum enam pevoli putri yang menjadi sorotan menyusul parasnya yang cantik bak seorang bidadari.
Namun perlu diingat, terlepas paras cantik dan bertubuh layaknya model papan atas, keikutsertaan mereka di Asian Games 2018 bertujuan untuk memberikan yang terbaik bagi negara masing-masing. Medali emas tetap menjadi tujuan utama.
Berikut enam pevoli yang kecantikannya menyita perhatian penonton, versi Suara.com.
1. Hattya Bamrungsuk
Hattaya Bamrungsuk merupakan pevoli putri asal Thailand. Berposisi sebagai middle blocker, Hattaya berhasil membawa Timnas voli putri Thailand melangkah ke babak semifinal.
Di babak perempat final menghadapi Vietnam, Hattaya dan kolega berhasil membawa tim Negeri Gajah Putih menang telak 3-0 dalam durasi pertandingan 72 menit.
Selain lihay memblokade bola, Hattaya juga kerap menjadi sorotan para penonton, khususnya kaum adam. Dengan wajah cantik dan postur tubuh ideal setinggi 180 cm, tak heran jika dirinya sering di elu-elukan para penikmat bola voli.
2. Yim Myungok
Baca Juga: Bambang Pamungkas Pensiun Usai Liga 1 2018?
Yim Myungok adalah pevoli putri senior asal Korea Selatan. Meski sudah berusia 32 tahun, Myungok masih menjadi pilar penting tim demi menggapai medali emas Asian Games 2018.
Pada Asian Games 2010 di Guangzhou, Cina, Myungok bersama rekan-rekannya berhasil menggondol medali emas. Dirinya juga sempat mewakili Korea Selatan di Kejuaraan Dunia Voli Putri 2010 di Jepang.
Di Asian Games kali ini, Myungok bakal jadi sorotan para penikmat olahraga voli. Tak hanya soal prestasi, parasnya yang rupawan dengan tinggi proporsional 174cm, dipastikan bakal menyedot animo kaum Adam untuk datang ke arena pertandingan.
3. Berllian Marsheilla
Berllian Marsheilla merupakan pilar penting bagi Timnas voli putri Indonesia di Asian Games 2018. Berposisi sebagai libero, kehadiran pevoli yang akrab disapa Sheilla itu sangat penting bagi tim Merah-Putih.
Di babak perempat final, Sheilla dan kolega ditantang lawan berat, Korea Selatan. Penyelamatan pevoli 28 tahun itu diharapkan mampu menghidari Indonesia dari kekalahan.
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
Belajar Perlahan, Wilda Nurfadhilah Tak Ingin Buru-buru Lanjutkan Karier sebagai Pelatih
-
Jakarta Livin' by Mandiri (JLM) Luncurkan Skuad Lengkap, Siap Tancap Gas di Proliga 2026
-
Syelomitha Afrealiza Wongkar Akui Banyak Belajar dari SEA Games 2025
-
Apresiasi Pemain Junior di Timnas Voli Putri, Megawati Hangestri: Good Job buat Adik-adik
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat