Suara.com - Dua tim panahan Korea Selatan berhasil memecahkan rekor dunia saat turun di Asian Games 2018. Salah satu atletnya, Choi Yonghee, mengaku tidak menyangka bisa menorehkan prestasi luar biasa tersebut.
Tim recurve campuran Korea Selatan terlebih dahulu berhasil mencetak rekor dunia pada 21 Agustus 2018 lalu, dengan mencatatkan 1364 poin di babak penyisihan. Tim yang diperkuat Kang Chaeyoung dan Oh Jinhyek, berhasil melampaui rekor tim recurve campuran Ukraina yang sebelumnya mencatatkan 1343 poin.
Sementara, tim compound campuran berhasil mencatatkan rekor yang sama dengan mendulang 1422 poin, satu hari setelahnya. Tim yang diisi So Chaewon dan Choi Yonghee berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang tim compound campuran Belanda, dengan catatan 1410 poin.
Menanggapi prestasi luar biasa itu, Choi Yonghee mengaku sangat senang. Meski ada sedikit kendala, dirinya bersyukur pada akhirnya bisa meraih medali emas di nomor compound campuran.
"Saat ini saya merasa sangat senang karena berhasil mendapatkan medali emas. Saya tidak menyangka bisa memecahkan rekor dunia," kata Choi Yonghee, atlet panahan Korea Selatan yang turun di nomor compound campuran, di Media Press Center GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2018).
Usai mendapatkan medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia, Choi bersama ketiga rekannya juga mendapat hadiah dari salah satu sponsor Asian Games 2018 yang diserahkan pada Rabu (29/8/2018) di Media Press Center GBK, Senayan, Jakarta.
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas