Suara.com - Prestasi yang diraih atlet sepak takraw India ini tampaknya masih belum mengubah nasibnya. Harish Kumar tetap kembali berjualan teh guna menghidupi keluarganya usai membantu negaranya meraih medali perunggu di Asian Games 2018.
Harish Kumar baru saja kembali dari Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang. Ia bersama tim sepak takraw India menyumbangkan medali perunggu di regu putra setelah kalah dari Thailand di semifinal.
Negara India total meraih 69 medali, diantaranya 15 medali emas dan berada di posisi kedelapan klasemen peraih medali Asian Games 2018. Sementara peraih medali di Asian Games telah dijanjikan bonus oleh pemerintah bagian.
Namun, Harish Kumar harus kembali berjualan teh usai Asian Games di kios kecil milik ayahnya di daerah Delhi Majnu-ka-Tilla. Ia berjualan untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
"Saya memiliki banyak anggota keluarga dan ada sumber penghasilan yang sangat sedikit. Saya membantu ayah saya di kedai teh untuk menghidupi keluarga saya," kata Harish Kumar seperti dilansir hindustantimes.
"Saya mendedikasikan empat jam setiap hari antara 2 hingga 6 untuk latihan saya. Untuk masa depan saya, saya ingin mendapatkan pekerjaan yang baik untuk menghidupi keluarga saya," harapnya.
Harish pun mengungkapkan bahwa dia memulai karirnya di olahraga sepak takraw sejak 2011. "Saya mulai bermain olahraga ini sejak 2011. Pelatih saya Hemraj membawa saya ikut ke olahraga ini."
"Kami juga biasa bermain dengan ban ketika pelatih saya Hemraj melihat saya dan memperkenalkan saya kepada Otoritas Olahraga India (SAI). Setelah itu saya mulai menerima dana dan kit bulanan."
"Saya berlatih setiap hari dan akan terus melakukannya untuk membawa kemenangan bagi negara saya," tekad Harish Kumar.
Berita Terkait
-
Kisah Atlet India Alami Depresi Hingga Nyaris Bunuh Diri Gara-gara Tak Lolos ke Olimpiade Paris
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus