Suara.com - Ganda campuran anyar Indonesia, Tontowi Ahmad/Della Destiara Haris terpaksa mundur dari turnamen Syed Modi International Badminton Championships 2018. Keterlambatan pembuatan visa, menjadi faktor utama Tontowi/Della batal berangkat ke turnamen level BWF World Tour Super 300 tersebut.
Kabar itu dibenarkan oleh pelatih ganda campuran PBSI, Richard Mainaky. Menurut Richard, Tontowi Ahmad tidak sempat membuat visa India karena sebelumnya masih berlaga di Fuzhou Cina Open dan Hong Kong Open 2018.
"Permasalahannya, pembuatan visa (Tontowi) tidak keburu, jadi hanya sempat membuat visa untuk ke Korea (Masters 2018) saja. Visa India seharusnya diurus minggu kemarin," kata Richard Mainaky saat dihubungi, Senin (19/11/2018).
Kegagalan Tontowi/Della berangkat ke turnamen BWF World Tour level super 300 itu cukup disayangkan oleh Richard. Sebab, dari hasil undian, Tontowi/Della dinilai punya peluang meraih gelar juara.
Lawan-lawan yang akan dihadapi Tontowi/Della bisa dibilang tidak terlalu sulit. Di babak pertama saja, mereka "hanya" akan menghadapi ganda campuran tuan rumah ranking 67 dunia, Venkat Gaurav Prasad/juhi Dewangan.
"Kalau dibilang sayang ya memang sayang, tapi (Tontowi/Della) terbentur pengurusan visa, jadi ya memang tidak bisa (ikut)," ungkap pelatih kelahiran Ternate, Maluku Utara tersebut.
Kegagalan turun di Syed Modi 2018 membuat Tontowi/Della kini hanya menyisakan satu turnamen lagi sebagi penutup musim 2018. Mereka kata Richard akan turun di Korea Masters 2018.
Della Destiara Haris sendiri akan tetap berangkat ke India. Meski gagal turun bersama Owi --sapaan akrab Tontowi-- di sektor ganda campuran, Della akan tetap bermain di sektor ganda putri bersama Rizki Amelia Pradipta.
"Della bisa (tetap ikut ke India) kan, karena dia nggak ikut ke (Fuzhou) Cina Open (kemarin). Jadi Della di India hanya main di sektor ganda putri," beber saudara kandung legenda bulutangkis Indonesia, Rexy Mainaky tersebut.
Baca Juga: Ini Kesan Pertama Tontowi Berpasangan dengan Della
"Dari India Della baru ke Korea (Masters 2018), main bareng Owi," tukasnya.
Syed Modi International Badminton Championships 2018 sendiri akan berlangsung Selasa (20/11/2018) hingga 25 November 2018. Sementara Korea Masters 2018 akan digelar pada 27 November hingga 2 Desember 2018.
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Masuki Tahap Turnamen, Owi/Butet Soroti Peningkatan Kualitas Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Duet Maut! Tontowi Ahmad dan Marsha Aruan Sabet Juara Bulu Tangkis di Turnamen Olahraga Selebriti Indonesia Season 3
-
PB Djarum Gelar Kejuraan Klub Mitra, Richard Mainaky Turun Gunung Berbagi Ilmu
-
Audisi Umum PB Djarum 2023: Dipantau Tontowi Ahmad, Kandidat Peraih Super Tiket Mulai Terlihat
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora