Suara.com - Rider LCR Honda, Cal Crutchlow angkat bicara terkait penampilan perdana Jorge Lorenzo bersama tim Repsol Honda. Menurut Crutchlow, Lorenzo yang baru saja hengkang dari Ducati Corse itu belum cukup cepat dalam mengendarai motor kebanggaan Honda, yakni RC213V.
Seperti diketahui, meski masih memiliki kontrak dengan Ducati hingga 31 Desember 2018, Lorenzo dipersilahkan untuk bergabung lebih cepat dengan Repsol Honda.
Bersama Marc Marquez, rider berusia 31 tahun itu berkesempatan untuk mengikuti sesi tes pramusim MotoGP 2019 di Valencia dan Jerez.
Pada tes pramusim di Valencia yang berlangsung 20-21 November lalu, Lorenzo hanya mampu menduduki peringkat 18 dan 12 dalam hal catatan waktu.
Sementara di Jerez, rider Spanyol pengoleksi tiga gelar juara Premier Class itu mampu memperbaiki penampilan dengan duduk di peringkat tujuh dan empat.
Crutchlow, yang saat ini tengah dibekap cedera hingga tak bisa ikut melakukan tes pada motor teranyar RC213V menyebut, Lorenzo sejatinya punya kapasitas untuk tampil bagus bersama Honda. Namun, untuk saat ini, hal itu belum terlihat.
"Sejauh ini, dirinya terlihat kompetitif jika melihat hasil dari satu kali putaran (single lap). Tapi jika melihat dari catatan waktu secara keseluruhan, Lorenzo tak cukup cepat saat ini," ujar Crutchlow, seperti dilansir Tuttomotoriweb.
Menurut Crutchlow, Lorenzo yang selama dua tahun terakhir akrab dengan karakteristik motor Desmosedici milik Ducati, harus segera mencari kecocokan dengan tunggangan barunya. Pebalap asal Inggris itu menyebut Lorenzo harus lebih dulu mengenal motor Honda dari luar dan dalam.
"Lorenzo adalah peraih lima kali gelar juara dunia (seluruh kelas), dirinya tahu bagaimana mengendarai motor balap. Dia bakal terbiasa dengan motor Honda," ucap Crutchlow.
Baca Juga: Mengamuk di Babak Kedua, Arsenal Libas Tottenham 4-2
"Dia harus mengenal motornya lebih baik lagi. Tapi itu jelas bukan tugas yang mudah," tukasnya.
Berita Terkait
-
5 Momen Menarik di Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Terancam
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
4 Pebalap Muda Indonesia Siap Panaskan Aspal Moto4 Asia Cup 2026 di Thailand, Cek Jadwal Race-nya
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora