Suara.com - Perpindahan ke Repsol Honda membuat motivasi Jorge Lorenzo kembali meninggi. Lorenzo pun bertekad meraih gelar juara dunia keenamnya di kancah MotoGP.
Tidak hanya itu, dia juga menabuh 'genderang perang' kepada rekan setimnya di Honda, Marc Marquez, yang telah mendominasi balapan MotoGP dalam tiga musim terakhir.
"Cuma saya satu-satunya yang mengalahkan Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia (periode 2013-2018). Saya tak melihat kenapa saya tak bisa melakukannya lagi," ujar Lorenzo, seperti dilansir GPOne, Selasa (11/12/2018).
Sejak naik ke kelas 'para raja' di tahun 2013, Marquez telah memenangi lima gelar juara dunia. Hanya di tahun 2015 dia gagal mendapatkannya.
Saat itu, dia kalah bersaing dengan Lorenzo yang ketika itu masih menunggangi motor Yamaha.
Meski bergabung bersama Honda membuat kepercayaan dirinya kembali meninggi, Lorenzo tetap menyebut persaingan meraih gelar juara dunia musim depan akan berlangsung ketat.
"Saya akan melakukan yang terbaik, karena untuk meraih gelar juara bukanlah hal mudah," tuturnya.
Terkait adaptasi dengan motor Honda, Lorenzo mengakui dirinya harus banyak belajar dari Marquez.
Namun, dia juga meyakini bukan tak mungkin Marquez juga akan belajar darinya.
Baca Juga: Sempat Depresi, Jorge Lorenzo Nyaris Pensiun
"Saya akan banyak belajar dari Marc Marquez, karena dia sudah lama di Honda. Tapi, saya juga yakin bahwa dirinya akan banyak belajar dari saya," ujar tukas Lorenzo.
Berita Terkait
-
Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya