Suara.com - Tunggal putra andalan Malaysia Lee Chong Wei tetap menyatakan kesetiannya berada di bawah Asosiasi Badminton Malaysia (BAM),. Lee Chong Wei tidak akan mengikuti rekan lainnya yang memutuskan berkarir di jalur profesional.
Tim nasional (Timnas) bulutangkis Malaysia baru saja kehilangan dua ganda seniornya, Chan Peng Soon / Goh Liu Ying dan Goh V Shem / Tan Wee Kiong, yang memutuskan berkarir di jalur profesional.
Melihat maraknya pemain senior Malaysia yang keluar dari Asosiasi Badminton Malaysia (BAM), banyak publik yang khawatir Lee Chong Wei, maestro tunggal putra mereka akan turut mengikuti langkah Chan/Goh dan Goh/Tan.
Namun, dilansir The Star, Lee Chong Wei menegaskan bahwa dirinya setia mengabdi dibawah naungan BAM. Dirinya bahkan berjanji akan berada di pelatnas kala memutuskan pensiun suatu saat nanti.
"Itu adalah keputusan mereka (keluar dari BAM), dan saya tak bisa menghentikannya," kata Lee Chong Wei mengenai dua rekannya yang hengkang dari pelatnas.
"Saya juga pernah berniat menjadi pemain profesional sebelumnya, tapi tidak sekarang. Tidak ada Lee Chong Wei jika bukan karena BAM."
"Saya berterimakasih kepada BAM dan saya ingin memberikan kontribusi. Jika saya mengakhiri karir, itu akan berada di bawah bendera BAM," imbuh peraih tiga medali perak Olimpiade.
Lee Chong Wei sendiri sudah berada di pelatnas bulutangkis Malaysia selama lebih dari 19 tahun. Segala perubahan dari mulai pelatih, program latihan, sudah dirinya rasakan.
Chong Wei mengakui memang ada tekanan besar jika seorang pemain masuk ke dalam tim nasional. Tapi baginya, hal itu bukanlah sebuah halangan.
Baca Juga: Berikut 5 Fakta Menarik Usai Manchester City Taklukkan Liverpool
"Saya menikmati bulutangkis. Saya senang membuat target (pribadi), mendorong diri saya melampaui batas. Saya berkembang karena tantangan, hal itu mengeluarkan yang terbaik dalam diri saya," tukasnya.
Lee Chong Wei saat ini tengah menjalani proses pemulihan setelah berjuang melawan kanker hidung stadium awal. Dirinya punya target untuk comeback ke turnamen internasional di Malaysia Open 2019, 2-7 April mendatang.
Berita Terkait
-
Gelar Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
-
Berjiwa Ksatria, Rexy Mainaky Siap Mundur usai Gagal di SEA Games 2025
-
Presiden BAM Tetap Pertahankan Rexy Mainaky usai Kegagalan di SEA Games 2025
-
BAM DPR Dorong Reformasi Upah: Tak Cukup Ikut Inflasi, Harus Memenuhi Standar Hidup Layak
-
Di Hadapan Buruh, Aher Usul Kontrak Kerja Cukup Setahun dan Outsourcing Dibatasi
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!