Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, melaju ke babak kedua German Open 2019. Selain Tontowi/Winny, dua ganda campuran Indonesia lainnya juga turut lolos ke babak kedua.
Di babak pertama German Open 2019, duet Tontowi/Winny sukses menyingkirkan wakil Malaysia, Chen Tang Jie/Peck Yen Wei, Rabu (27/2) dini hari WIB.
Bertanding di Innogy Sporthalle, Muelheim An Der Ruhr, Jerman, Tontowi/Winny hanya butuh waktu 21 menit untuk memulangkan pasangan peringkat 37 dunia tersebut lebih awal, dengan skor 21-6 dan 21-14.
Setelahnya giliran pasangan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami yang meraih tiket babak kedua German Open 2019.
Alfian/Gischa harus bertarung selama tiga game sebelum akhirnya menyudahi perlawanan pasangan Hong Kong, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung, dengan skor 21-19, 18-21 dan 21-11.
Satu lagi pasangan ganda campuran Indonesia yang melaju ke babak kedua German Open 2019 yakni Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Sama seperti Alfian/Gischa, duet Rinov/Pitha harus berjuang selama tiga game untuk memulangkan wakil Malaysia lainnya, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing, dengan skor 20-22, 21-18 dan 21-15.
Sementara itu, dari sektor tunggal putri, Ruselli Hartawan lolos ke babak utama German Open 2019. Hal ini setelah di babak kualifikasi, Ruselli menaklukkan wakil China Taipei, Chiang Ying Li, dengan skor 19-21, 21-18 dan 21-18.
Sayangnya, langkah Ruselli tak bisa diikuti pebulutangkis tunggal putri Indonesia lainnya, Yulia Yosephin Susanto. Yulia kandas di babak kualifikasi oleh Kim Hyo Min (Korsel), 7-21 dan 18-21.
Baca Juga: Potret Nicole yang Video Syur dengan Juara Dunia F1 Lewis Hamilton Tersebar
Di babak pertama German Open 2019 hari ini, Rabu (27/2), Ruselli akan menghadapi kompatriotnya yang juga unggulan ketujuh, Gregoria Mariska Tunjung.
Itu berarti, Indonesia dipastikan telah mendapat satu tempat di babak kedua tunggal putri German Open 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora