Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tengah mempersiapkan komposisi tim untuk menghadapi turnamen beregu campuran paling akbar di dunia, Sudirman Cup 2019.
Susy Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, memastikan Indonesia bakal menurunkan skuat terbaik di Sudirman Cup kali ini.
Hal itu dilakukan demi mencapai cita-cita merengkuh gelar juara yang kali terakhir diraih pada 1989 silam.
"Pasti akan menurunkan yang terbaik, kami kan ada target, pasti mau maksimal. Kami akan atur strategi, semua sesuai kebutuhan, mana yang paling berpeluang menyumbang angka?" tutur Susy Susanti dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (4/4/2019).
Pada gelaran Sudirman Cup kali ini, Badminton World Federation (BWF) telah menentukan jika masing-masing negara peserta berhak mengirim 20 atlet, dengan komposisi bebas atau tak mesti 10 putra berbanding dan 10 putri.
Sebelum turun di Sudirman Cup 2019, para pemain Indonesia sendiri tengah mengikuti kejuaraan Malaysia Open 2019. Setelahnya, berturut-turut skuat Merah-Putih juga bakal melakoni laga di Singapore Open dan Badminton Asia Championships (BAC) 2019.
Padatnya turnamen diakui Susy membuat dirinya dan tim pelatih harus pintar-pintar mengatur program latihan. Kegiatan perekat kekompakan juga tengah PBSI persiapkan.
"Event untuk kekompakan tim mungkin ada, tapi belum ditentukan jenis event-nya apa, sekarang kami masih fokus untuk turnamen. Sekarang memang jadwalnya padat sekali, kami juga tidak mau membebani atlet dengan menambah kegiatan lagi, bisa saja nanti acaranya makan bersama yang kebersamaannya dapat, tapi refreshing juga dapat," terang Susy.
Sudirman Cup 2019 sendiri bakal berlangsung di Nanning, China. Turnamen dengan level Grade 1 Team Event tersebut bakal bergulir pada 19-26 Mei 2019.
Baca Juga: Gulung Malaysia, Hendra / Ahsan ke Perempatfinal Malaysia Open 2019
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final