Suara.com - PP Perbasi surati Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) untuk memundurkan jadwal kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 yang rencananya mulai berlangsung November tahun ini.
Induk olahraga basket di Indonesia ini menilai jadwal FIBA Asia Cup 2021 periode pertama, 25 November-3 Desember 2019, bakal menyulitkan tim-tim dari negara Asia Tenggara.
Sebab pada periode tersebut tim-tim dari negara ASEAN juga harus mengikuti ajang SEA Games 2019.
Pihak Filipina dan Thailand yang tergabung bersama Indonesia di Grup A Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021, juga menyurati FIBA perihal masalah yang sama.
Hal ini sebagaimana diungkapkan Manajer Timnas Basket Indonesia, Fareza Tamrella.
"Kebetulan Filipina dan Thailand juga ikut SEA Games 2019. Nah kita bertiga ini bikin surat ke FIBA untuk tidak menggelar Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 tahun ini," ujar Fareza di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Selasa (18/6/2019).
Fareza menjelaskan Indonesia ingin FIBA sedikit melakukan penyesuaian terkait jadwal tersebut.
Dua laga yang harusnya di gelar November tahun ini, menurut Fareza bisa disisipkan dalam kualifikasi periode dua dan tiga yang bakal berlangsung pada Februari dan November 2020.
"Jadi harapannya tahun ini dikosongkan. Jadi kita fokus ke SEA Games 2019 dulu. Lalu Februari dan November 2020 masing-masing kita main tiga game. Kami sudah bersurat dengan FIBA soal itu pekan lalu," bebernya.
Baca Juga: Aksi Koboi Jalanan Warnai Parade Juara Raptors, Dua Orang Terluka
Fareza pun optimis permohonan Perbasi bisa diwujudkan oleh FIBA. Pasalnya, tak hanya Indonesia saja yang mengeluhkan masalah jadwal yang bentrok tersebut.
"Peluang (FIBA memundurkan jadwal) cukup besar. Karena ada tiga negara yang ikut SEA Games 2019 (di Grup A). Sementara hanya Korea Selatan saja yang tidak," pungkasnya.
SEA Games 2019 sendiri bakal berlangsung di Filipina pada 30 November hingga 11 Desember 2019.
Berita Terkait
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Basketball Therapy: Saat Basket Bisa Meredakan Emosi dan Menjalin Koneksi
-
Air Mineral Pegunungan Alami Dukung Konsistensi dan Stamina Atlet Basket Indonesia
-
Bushiroad Ungkap Detail ZERO RISE, Proyek Anime dan Stage Play Bertema Basket
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam