Suara.com - Pasangan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow gagal memperpanjang napas wakil ganda campuran Merah Putih di Indonesia Open 2019.
Mereka takluk dari wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di perempat final Indonesia Open, Jumat (19/7).
Tontowi/Winny takluk dalam pertarungan rubber game di Istora Senayan, Jakarta, dengan skor 11-21, 21-14, dan 14-21.
Ini merupakan kekalahan perdana Tontowi/Winny dari Chan/Goh dalam dua pertemuan terakhir.
Saat berjumpa di All England 2019, pasangan peringkat 40 dunia itu menang dengan skor 21-15, 16-21, dan 23-21.
"Yang kami rasakan main di game pertama mungkin strategi kurang pas karena terlihat tempo main lambat. Bisa dibilang strategi kami salah," ujar Tontowi usai laga.
Menurut Tontowi, kesalahan yang mereka lakukan di laga tadi menjadi faktor krusial dalam kekalahan kali ini.
Kesalahan yang dirinya dan Winny lakukan dinilai memberi angin segar bagi Chan/Goh untuk tampil mendominasi.
"Kami sering mati sendiri. Hal itu membuat musuh lebih percaya diri. Apalagi pemain sekelas Chan/Goh, kalau sudah percaya diri pastinya sulit untuk ditembus," pungkas Tontowi.
Baca Juga: Ng Ka Long Angus, Pebulutangkis Hong Kong Keturunan Indonesia
Kekalahan Tontowi/Winny memastikan wakil ganda campuran Merah Putih tak tersisa di Indonesia Open 2019.
Sebelumnya, lima wakil lainnya telah lebih dulu angkat koper dari turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Masuki Tahap Turnamen, Owi/Butet Soroti Peningkatan Kualitas Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Duet Maut! Tontowi Ahmad dan Marsha Aruan Sabet Juara Bulu Tangkis di Turnamen Olahraga Selebriti Indonesia Season 3
-
PB Djarum Gelar Kejuraan Klub Mitra, Richard Mainaky Turun Gunung Berbagi Ilmu
-
Audisi Umum PB Djarum 2023: Dipantau Tontowi Ahmad, Kandidat Peraih Super Tiket Mulai Terlihat
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026