Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Rabu, 31 Juli 2019 | 21:50 WIB
Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berfoto bersama junior mereka, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, usai final Indonesia Open 2019 bertajuk All Indonesian Final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti meminta sektor ganda putra Indonesia tetap berjuang maksimal meski baru saja meraih pencapaian luar biasa perihal di ranking dunia.

Sektor yang diasuh Herry Iman Pierngadi itu bakal memiliki dua wakil di peringkat satu dan dua dunia pada, Selasa (6/8/2019) atau pekan ke-32 perhitungan poin Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

Hendra/Ahsan yang kini menduduki peringkat empat dunia dipastikan bakal naik dua strip, menemani Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang menduduki peringkat pertama sejak September 2017 silam.

Capaian luar biasa itu turut disambut positif Susy Susanti. Namun, ia mewanti-wanti agar seluruh skuat ganda putra tetap fokus dalam menggapai tujuan meraih medali emas di Olimpiade 2020 Tokyo.

"Puji Tuhan, sektor ganda putra bikin sejarah lagi. Pasti senang lah. Tapi jangan terlena karena harapan kami kepada mereka sebenarnya di Olimpiade 2020. Jika itu bisa, saya baru lega," ujar Susy Susanti saat ditemui di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti saat ditemui di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (31/7/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Susy juga berharap prestasi yang ditorehkan Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan menjadi pelecut semangat untuk bisa tampil lebih baik lagi.

"Senang, tapi harus tetap kerja keras. Senangnya sesaat saja, habis itu kerja keras lagi," pungkasnya.

Hendra/Ahsan dipastikan menempati peringkat dua dunia pekan depan, berdasarkan hasil pertandingan mereka jalani hingga Thailand Open 2019 yang berlangsung sejak 30 Juli hingga 4 Agustus mendatang.

Meski terhenti di babak pertama Thailand Open 2019, perolehan poin Hendra/Ahsan dipastikan melampaui dua ganda putra di atasnya: Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China) dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang).

Pasangan berjuluk The Daddies itu kini mengumpulkan 83.973 poin dan duduk diperingkat empat dunia.

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti di babak pertama Thailand Open 2019 usai kalah dari Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia), Rabu (30/7). [Humas PBSI]

Saat poin Thailand Open 2019 diakumulasikan pekan depan, Hendra/Ahsan akan memiliki 85.757 poin.

Sementara jumlah poin dua kompetitornya yakni Li/Liu dan Kamura/Sonoda dipastikan turun terlepas hasil apapun yang mereka raih di Thailand Open 2019.

Hal itu terjadi lantaran poin yang dihasilkan Li/Liu dan Kamura/Sonoda pada Kejuaraan Dunia 2018 (30 Juli-5 Agustus 2018) akan hangus per 6 Agustus 2019.

Sebagaimana diketahui, sistem ranking BWF hanya mengakumulasi poin dalam periode satu tahun penuh.