Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berencana menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada, Senin (26/8/2019). Pertemuan itu untuk melaporkan waktu penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.
Tanggal pelaksanaan PON 2020 Papua nyatanya masih belum menemui kata pasti. Kepastian bergulirnya multievent terakbar nasional itu disebut masih bisa berubah.
Sebelumnya, Plt Kadispora Papua Alexander Kapisa dan Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menyebut tanggal penyelenggaraan PON 2020 tak akan berubah, yakni dari 20 Oktober hingga 2 November 2020.
Namun, Menpora Imam Nahrawi menjelaskan bila tanggal perhelatan PON 2020 Papua belum menemui titik temu.
Dirinya, beserta berbagai stakeholder terkait termasuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MenkoPMK) Puan Maharani, dan Gubernur Papua Lukas Enembe diagendakan bertemu Presiden Jokowi pada awal pekan depan.
"Belum diputuskan (perhelatan PON 2020). Kita akan menunggu sampai hari Senin nanti. Saya dan MenkoPMK juga akan laporkan kepada Presiden Jokowi. Baru dari situ akan kita lihat secara rasional seperti apa," ujar Imam Nahrawi di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (23/8/2019).
Menpora menjelaskan hingga kini pihaknya dan berbagai stakeholder akan bersinergi menyelesaikan masalah tersebut.
"Tadi lebih banyak evaluasi terkait persiapan penyelenggaraan, baik itu infrastruktur, venue pertandingan, wisma atlet sampai soal pergeseran baik atlet maupun alat-alat pertandingan, dan faktor-faktor lain," pungkasnya.
Isu pemunduran waktu perhelatan PON 2020 Papua mencuat setelah Gubernur Papua Lukas Enembe mengeluhkan pengadaan dana terkait peralatan pertandingan.
Baca Juga: Siaran Langsung dan Live Streaming 8 Besar Kejuaraan Dunia 2019 Hari Ini
Pada awalnya, PON 2020 ingin memanfaatkan berbagai instrumen yang sebelumnya digunakan dalam Asian Games dan Asian Para Games 2018.
Namun, niat itu nyatanya terkendala lantaran berbagai peralatan Asian Games dan Asian Para Games sudah lebih dulu dihibahkan ke masing-masing cabang olahraga terkait.
Berita Terkait
-
Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia
-
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
-
Cuaca Buruk Sebabkan Perahu Terbalik di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Dievakuasi
-
Tolak Pembukaan Lahan Sawit di Papua, Paul Finsen: Sampaikan ke Prabowo dan Bahlil, Setop Barang Itu
-
Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
ASEAN Para Games 2025: Kontingen Indonesia Tiba di Nakhon Ratchasima, Langsung Geber Latihan
-
Anders Antonsen Kembali Mundur dari India Open, Pilih Bayar Denda Rp84 Juta
-
Jonatan Christie: Christo Popov Pemain Bagus, Kidal Lagi
-
Jadwal Perempat Final India Open 2026: Putri KW vs An Se-young, Jonatan Christie vs Christo Popov
-
Servis Jadi Kunci, Jakarta Garuda Jaya Tundukkan Medan Falcons 3-1 di Proliga 2026
-
Jadwal Pekan Kedua Putaran Pertama Proliga 2026, Medan Falcons Tampil di Kandang
-
Jonatan Christie Antusias Jumpa Christo Popov di Perempat Final India Open 2026
-
Putri Kusuma Wardani Hadapi An Se-young di Perempat Final India Open 2026
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026: Anthony Ginting Kembali, Alwi Farhan Absen
-
Kalahkan Popsivo Polwan, Pelatih Gresik Phonska Merasa Belum Sesuai Harapan