Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, sukses membawa pulang gelar dari ajang bulutangkis Vietnam Open 2019, Minggu (15/9).
Di partai final, Della/Rizki mengalahkan pasangan China, Huang Jia/Zhang Shu Xian, dengan skor 21-18 dan 21-17 di Nguyen Du Club, Ho Chi Minh, Vietnam.
Asisten Pelatih Ganda Putri PBSI, Chafidz Yusuf menyebut ketenangan dan keyakinan jadi kunci Della/Rizki yang menjadi unggulan pertama Vietnam Open 2019.
Sementara tiga wakil ganda putri PBSI lainnya dinilai Chafidz masih belum tampil maksimal.
Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah terhenti di perempat final dari ganda putri Jepang, Erina Honda/Nozomi Shimizu, dengan skor 17-21, 19-21.
"Penampilan Ketut/Tania kali ini boleh dibilang masih kurang konsisten, kadang bagus kadang hilang fokus, khususnya Tania yang sering kurang bisa membaca akan adanya perubahan pola lawan," ujar Chafidz dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (16/9/2019).
"Kedua pemain ini masih harus lebih diperhatikan lagi terutama pukulan yang harus safe," sambungnya.
Pasangan muda Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang harus berjuang dari babak kualifikasi, akhirnya terhenti di babak pertama Vietnam Open 2019.
Mereka dikalahkan Liu Xuan Xuan/Xia Yu Ting (China), dengan skor 21-14, 20-22, dan 20-22.
Baca Juga: Performa The Minions Dinilai Turun, Marcus Balik Tanya: Mana yang Menurun?
Sama seperti pasangan Ketut/Tania, faktor non-teknis pun masih menjadi kendala dalam penampilan Fadia/Ribka.
"Fadia/Ribka pun kalau penampilannya secara teknis cukup bagus, cuma memang masih butuh waktu untuk lebih bisa kuasai faktor non-teknisnya, seperti misalnya masih kurang tenang di lapangan," ungkap Chafidz.
"Saya kira mereka semua ini yang harus lebih diperhatikan adalah masalah non-teknis. Sebetulnya ganda putri ini masalah besarnya kan ada di diri mereka sendiri. Pada saat di lapangan kami sebagai pelatih pun selalu mengingatkan dan memberikan arahan bagaimana cara mengatasi masalah non-teknis tersebut," lanjutnya.
Selain itu, pasangan Yulfira Barkah/Agatha Imanuela juga tak berhasil melangkah jauh.
Mereka dikalahkan rekan sendiri, Ketut/Tania, di babak pertama Vietnam Open 2019, dengan skor 12-21, 15-21.
Berita Terkait
-
Gelar Vietnam Open 2019 Jadi Modal Della / Rizki Kembali Buktikan Diri
-
Juara Vietnam Open 2019, Della / Rizki Akhiri 2 Tahun Puasa Gelar
-
Greysia / Apriyani Beberkan Kunci Keluar dari Keterpurukan
-
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019: Beda Nasib Dua Ganda Putri Indonesia
-
Sengit, Greysia / Apriyani ke Babak Ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh