Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani mendapat teguran dari PBSI setelah tampil buruk di nomor beregu putri SEA Games 2019.
Tercatat, dari tiga laga yang dijalani tim beregu putri Indonesia, Fitriani jadi satu-satunya wakil yang tak sekalipun menyumbang poin bagi Merah Putih.
Saat Indonesia mengalahkan Vietnam dengan skor 3-1 di perempat final SEA Games 2019, Fitriani takluk dari Vu Thi Trang dengan skor 14-21, 21-14, dan 14-21.
Sementara saat Indonesia menang 3-1 dari Singapura di semifinal, Fitriani lagi-lagi menjadi wakil Merah Putih yang gagal menyumbangkan poin.
Jebolan klub PB Exist itu kalah dari Jaslyn Hooi Yue Yann dalam pertarungan rubber game, dengan skor 21-13, 16-21, dan 16-21.
Puncaknya, Fitriani gagal meraih poin saat Indonesia menghadapi Thailand di babak final SEA Games 2019.
Punya rekor pertemuan positif menghadapi Busanan Ongbamrungphan—unggul 3-1—Fitriani justru takluk, 8-21 dan 10-21.
Pada akhirnya, srikandi Indonesia harus menyerah dari Thailand dengan skor 1-3. Fitriani cs hanya berhasil membawa perak dari Filipina.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti pun angkat bicara terkait performa Fitriani di nomor beregu SEA Games 2019.
Baca Juga: Bikin Haru, Ini Pesan Sang Ayah kepada Edgar Sebelum Wafat Dini Hari Tadi
Menurutnya, permainan Fitriani tak konsisten. Hal itu membuatnya kesulitan untuk bersaing dengan lawan-lawannya.
"Fitriani belakangan kurang bisa mengembangan permainan yang seharusnya. Pola permainan agak berubah dari sebelumnya," ujar Susy dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (3/12/2019).
"Sekarang sering kurang sabar dan buru-buru ingin mematikan lawan. Kami harapkan pelatih bisa membenahinya, seperti permainan waktu di Thailand Open saat dia juara," tukas Kabid Binpres PBSI Susy Susanti.
Berita Terkait
-
Angkat Besi dan Senam Tambah Medali Emas Indonesia di SEA Games 2019
-
Bikin Haru, Ini Pesan Sang Ayah kepada Edgar Sebelum Wafat Dini Hari Tadi
-
Edgar Dedikasikan 2 Emas SEA Games 2019 untuk Sang Ayah yang Wafat Hari Ini
-
Gagal Samakan Kedudukan untuk Indonesia, Ribka: Kami seperti Kegerebek
-
Kalah 1-3 dari Thailand, Tim Bulutangkis Putri RI Runner-up SEA Games 2019
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tahan Sakit dan Emosi, Alwi Farhan Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 Lewat Drama Comeback
-
Pecah Telur! Jakarta Livin Mandiri Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026
-
Pertama Kali Masuk Semifinal Indonesia Masters, Jafar/Felisha Ungkap Kuncinya
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: Tim Megawati Hangestri Hadapi Jakarta Popsivo Polwan
-
Servis Mematikan Farhan Halim di Liga Voli Jepang, Pemain Lawan Melongo
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Link Live Streaming Indonesia Masters 2026 Hari Ini, Perang Saudara Fajar/Fikri vs Raymond/Joaquin
-
Kelelahan Duel Lima Set, Dinda Ivoliana Dibawa Tim Medis usai Kalahkan JPE
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 Hari Ini: Duel Sesama Wakil Garuda Pastikan Satu Tiket Semifinal
-
Lolos ke Perempat Final Indonesia Masters 2026, Kerja Sama Pasangan Baru Apri/Lanny Semakin Matang