Arsito Hidayatullah | Arief Apriadi
Kamis, 02 Januari 2020 | 17:42 WIB
Atlet panahan Indonesia, Diananda Choirunisa, saat tampil di Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Jakarta. [Antara/INASGOC/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) berencana untuk menggelar pemusatan latihan nasional (Pelatnas) menuju Olimpiade 2020 pada akhir Januari.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Perpani, Rizal Bernadi menyebut, semakin cepat Pelatnas dimulai, akan semakin matang persiapan Diananda Choirunisa dan kawan-kawan ke ajang multievent empat tahunan tersebut.

"Pelatnas SEA Games 2019 sudah selesai, atlet-atlet (sudah) dikembalikan ke daerah masing-masing," beber Rizal Bernadi, saat dihubungi wartawan, Kamis (2/1/2020).

"Untuk Pelatnas Olimpiade 2020, diusahakan paling lambat akhir Januari (sudah dimulai)," tambahnya.

PP Perpani sendiri, menurut Rizal, sudah mengajukan proposal Pelatnas Olimpiade 2020 kepada pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dia berharap pengajuan dana sebesar Rp 17 miliar bisa segera cair, agar Pelatnas dan proses seleksi nasional bisa segera berjalan.

"Proposal sudah kami kirimkan. Kami meminta anggaran sekitar Rp 17 miliar. Semoga itu bisa secepatnya cair," jelas Rizal.

Cabor panahan untuk sementara telah meloloskan dua atlet ke Olimpiade 2020, lewat nomor recurve perorangan putra dan recurve perorangan putri. Dua slot itu diperkirakan bakal ditempati Riau Ega Agatha di kategori putra, dan Diananda Choirunisa di kategori putri.

Diketahui, Olimpiade 2020 sendiri bakal berlangsung di Tokyo, Jepang. Ajang olahraga multievent terakbar di dunia itu direncanakan digelar mulai 24 Juli hingga 9 Agustus.