Suara.com - Pebasket kelahiran Amerika Serikat-Indonesia, Brandon Jawato mengaku senang bisa kembali bermain di Indonesian Basketball League (IBL) setelah absen empat tahun lamanya.
Brandon kali terakhir berlaga di kompetisi bola basket tertinggi di Indonesia itu pada musim 2015-2016. Saat itu dia membawa Pelita Jaya Basketball melaju ke final sebelum dikalahkan CLS Knights Surabaya.
"Setelah empat tahun absen di IBL, saya gembira bisa kembali bermain pada kompetisi level tertinggi di Indonesia ini," ujar Jawato dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (5/1/2020).
Pada gelaran IBL 2020, Jawato tidak bermain untuk klub manapun. Dia akan memperkuat Timnas basket Indonesia yang menggunakan nama Indonesia Patriots.
Sebagaimana diketahui, Timnas sengaja bermain di IBL sebagai upaya persiapan jelang mengikuti kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 yang windows pertamanya akan berlangsung pada 20-23 Februari 2020.
Pebasket berposisi forward itu mengaku gembira bisa dipercaya membela Timnas basket Indonesia. Dia berjanji akan memberikan yang terbaik.
"Saya akan berikan yang terbaik untuk tim nasional Indonesia. Chemistry dengan tim sudah bagus dan akan lebih bagus," beber Jawato.
Proses naturalisasi Jawato saat ini terus berlangsung. Timnas basket Indonesia sendiri tengah melobi FIBA agar status Jawato nanti dikategorikan sebagai pemain lokal, bukan naturalisasi.
Sebagaimana diketahui, setiap negara hanya boleh menggunakan satu pemain naturalisasi saat memainkan laga resmi di bawah naungan FIBA.
Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Luncurkan Logo dan Rooster IBL 2020
Slot naturalisasi Timnas basket Indonesia sendiri telah diisi oleh Lester Prosper, pebasket kelahiran Inggris Raya.
Berita Terkait
-
Timnas Basket Indonesia Luncurkan Logo dan Rooster IBL 2020
-
Misi Tembus Play-off, Satya Wacana Berharap Tuah Pemain Impor
-
Louvre Surabaya Berharap Tuah Pemain Jebolan NCAA Michael Kolawole
-
Perkuat Satria Muda, Gary Jacobs Diminta Redam Ego
-
Ditunjuk Jadi Pelatih, Inal Ambisius Bawa NSH Lolos ke Final Four
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat