Suara.com - Tinta emas di dunia olah raga tenis baru saja ditorehkan oleh atlet belia Amerika Serikat, Sofia Anna Sonya Kenin. Ia menjadi juara Australia Terbuka 2020 usai mengalahkan Garbine Muguruza.
Di Rod Laver Arena, Melbourne, Australia, Sabtu (1/2/2020) WIB, Kenin memenangi final nomor tunggal putri melawan Muguruza. Padahal, sebelum laga dihelat, banyak yang menjagokan Muguruza keluar sebagai juara.
Dilansir dari Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), petenis muda 21 tahun itu berhasil memenangi pertarungan tiga set melawan Muguruza.
Sempat kalah 4-6 di set pembuka, Kenin merebut dua set selanjutnya dengan kemenangan 6-2, 6-2.
Bagi Kenin, gelar Australia Terbuka bukan cuma yang pertama baginya. Catatan manis itu juga menjadi buah pengorbanan yang telah dilakukan kedua orang tua Kenin, Alex dan Svetlana Kenin.
Menarik menelusuri petenis wanita nomor 1 Amerika Serikat ini. Ia lahir di Moskwa, Rusia, 21 Tahun lalu, dengan nama lengkap Sofia Anna Sonya Kenin. Nama terakhir yang kemudian menjadi panggilan akrabnya.
Kiprah Kenin melejit setelah menjalani debut senior pada Grand Slam di Amerika Serikat Terbuka pada 2015 lalu. Pada tahun berikutnya, ia mencapai semifinal di Amerika Terbuka 2016, perempat final Wimbledon pada 2016,. Pada tahun 2018 ia mencapai perempat final di Auckland.
Kenin masuk 100 besar dunia untuk pertama kali pada 19 Maret 2018 karena putaran kedia di Indian Wells. Prestasinya terus mananjak setelah masuk babak ketiga di Miami. Tahun 2019, Kenin tampil di Australia Terbuka 2019 dan dihentikan oleh Simona Harep pada babak kedua.
Baru pada awal tahun 2020 ini, Kenin menaklukkan para penantangnya di Australia Terbuka 2020.
Baca Juga: Cantiknya Caroline Wozniacki, Atlet Tenis yang Putuskan Gantung Raket
Siapa Kenin yang diusia belia sudah masuk jajaran petenis putri top dunia. Seperti mengutip dari Batamnes, Kenin ternyata bukanlah petenis berdarah asli Amerika Serikat. Ia merupakan putri dari pasangan Uni Soviet, Svetlana dan Alex Kenin.
Pada 1987, Alex dan Svetlana pindah ke AS pada 1987. Namun, keluarga Soviet itu menemui kesulitan di masa-masa awal kepindahannya.
Ketika itu, Alex harus menyambung hidup dengan bekerja sebagai sopir taksi pada malam harinya. Sementara di pagi dan siang hari, ia belajar komputer dan bahasa Inggris.
Pada 1998, Alex dan Svetlana sempat kembali ke Moskow agar Sofia bisa lahir dengan bantuan neneknya. Setelahnya, mereka kembali ke AS dan menetap ke Florida.
Kegemaran Kenin dengan tenis sendiri muncul sejak bocah. Ia kerap bermain dengan ayahnya di jalanan di kawasan Pembroke. Selain tenis, ayahnya juga mengarahkannya ke sepakbola dan menari, namun tenis menjadi idaman Sofia.
Sejak usia lima tahun, Alex pun membawa Kenin kepada Rick Macci di Broward County, Florida. Selama tujuh tahun, Sofia berada di bawah bimbingan pelatih tenis AS itu. Sementara Alex masih terus bekerja sebagai driver taksi guna menyambung hidupnya.
Berita Terkait
-
Juarai Australia Terbuka, Caroline Wozniacki: Mimpiku Jadi Nyata
-
Harapan Indonesia Raih Gelar di Australia Terbuka Kandas
-
Tekuk Malaysia, Praveen/Debby Maju ke Semifinal Australia Terbuka
-
Mimpi Murray Juarai Australia Terbuka Kandas di Tangan Zverev
-
Tumbang Lebih Awal, Djokovic: Tak Banyak yang Bisa Kulakukan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final