Suara.com - Petenis asal Uzbekistan, Denis Istomin, mencatatkan salah satu penampilan hebat yang bakal tercatat di sejarah Australia Terbuka, Kamis (19/1/2017). Tepatnya, itu terjadi saat dia menaklukkan juara enam kali Australia Terbuka, Novak Djokovic, dalam laga lima set.
Istomin yang berperingkat 117 dunia sukses mengalahkan Djokovic dengan skor 7-6 (10-8), 5-7, 2-6, 7-6 (7-5), 6-4 dalam waktu kurang dari lima jam. Tampil di Rod laver Arena, Melbourne, Istomin dengan demikian memberikan Djokovic kekalahan perdana dalam 42 pertandingan terakhirnya.
Dalam pertandingan putaran kedua ini, Djokovic tampak tidak mampu menemukan performa terbaiknya. Petenis Serbia itu bahkan mencatatkan tak ruang dari 72 unforced errors serta 9 double faults.
Ini merupakan juga kegagalan paling awal di Melbourne bagi Djokovic sejak 2006 lalu. Mirisnya, kali ini dia harus kalah dari petenis yang belum pernah menang atas petenis berperingkat 25 ke atas di turnamen tersebut.
"Semua pujian harus diberikan pada Denis yang bermain luar biasa. Dia pantas menang," komentar Djokovic seusai laga, memberikan pengakuan sportif.
"Tak diragukan bahwa dialah yang lebih baik di momen-momen menegangkan. Dia memaksimalkan penampilan dan bermain agresif, servisnya bagus sekali, sangat akurat, dan tidak banyak yang bisa kulakukan (menghadapinya)," aku Djokovic.
"Tentu saja, saya tidak senang dengan penampilanku secara keseluruhan. Tapi saya harus memberi ucapan selamat kepada lawanku hari ini," sambungnya.
Sementara itu Istomin hanya berkomentar pendek seusai laga tersebut. Pemain yang tak pernah melewati putaran ketiga di Melbourne itu mengakui dia kali ini mampu tampil luar biasa.
"Saya merasa prihatin terhadap Novak. Saya bermain bagus sekali hari ini," ungkapnya singkat, sebelum berikutnya bakal menantang unggulan ke-30 asal Spanyol, Pablo Carreno Busta. [ABC]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan