Suara.com - Rencana Tontowi Ahmad mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI sempat dicegah oleh PB Djarum, klub yang menaungi sang pemain.
Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengungkapkan Tontowi Ahmad sudah berencana mundur sejak akhir tahun 2019.
Saat itu, PB Djarum meminta Tontowi Ahmad untuk memikirkan masak-masak terkait rencana mundur dari Pelatnas PBSI.
"Sebelum ini, prosesnya itu sudah jauh, akhir tahun di bulan Desember 2019. Itu sudah mulai ada pembicaraan," ungkap Yoppy saat dihubungi Suara.com, Selasa (25/2/2020).
"Kami berbicara kepada Tontowi agar tidak usah buru-buru, tak usah tergesa-gesa, dipikirkan dengan matang opsi untung rugi dan sebagainya," tambahnya.
Menurut Yoppy, Tontowi Ahmad sempat mempertimbangkan wejangan dari PB Djarum, dengan memutuskan tampil di Indonesia Masters 2020 pada 14-19 Januari lalu.
Dalam turnamen yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta itu, Tontowi tak lagi berpartner dengan Winny Oktavina Kandow.
Mantan partner Liliyana Natsir itu bertandem dengan atlet bulutangkis spesialis ganda putri, Apriyani Rahayu.
Namun duet barunya dengan Apriyani tak membuat rencana Tontowi Ahmad mundur dari Pelatnas PBSI hilang.
Baca Juga: Kawasan Rumahnya Tergenang Banjir, Legenda Bulutangkis: Bisa Main Jetski
Pada 11 Februari 2020, peraih medali emas Olimpiade 2016 itu mengirim pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp kepada sang pelatih Richard Mainaky, terkait rencananya mundur dari Pelatnas PBSI.
"Kami inginnya dia lanjut, tapi kan opsi-opsi yang ada harus dipenuhi dahulu, termasuk mencari parnter lain misalkan dia belum cocok dengan Apriyani dan seterusnya," jelas Yoppy.
"Itu sudah dijajaki semua. Jadi kembali ke atletnya, kami hanya bisa memberikan solusi-solusi," tandasnya.
Chat WA
Rencana mundurnya Tontowi Ahmad dari Pelatnas PBSI diungkapkan oleh pelatih Richard Mainaky.
Kepada Suara.com, Richard pun memperlihatkan isi chat WA dari Tontowi Ahmad terkait keputusan mundur dari Pelatnas PBSI.
Tag
Berita Terkait
-
Kebanjiran, Herry IP Absen Latih Kevin Sanjaya Cs Hari Ini
-
Kawasan Rumahnya Tergenang Banjir, Legenda Bulutangkis: Bisa Main Jetski
-
Plus Minus Mundurnya Tontowi Ahmad dari Pelatnas PBSI
-
Tontowi Ahmad Akan Mundur dari Pelatnas, PBSI: Masih Belum Secara Resmi
-
Mundur dari Pelatnas PBSI, Tontowi Ahmad Sampaikan via WA, Ini Isi Chatnya
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara