Suara.com - Dominasi Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon di sektor ganda putra All England sempat terhenti tahun lalu. Pada edisi 2020, pasangan berjuluk The Minions itu pun ingin kembali menjadi 'raja'.
Kevin / Marcus merupakan peraih gelar All England pada 2017 dan 2018. Namun, pasangan peringkat satu dunia itu gagal kala mengemban misi menciptakan hat-trick di edisi tahun lalu.
All England 2019 pada akhirnya jatuh ke tangan kompatriot The Minions, yakni ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan.
Kevin / Marcus sendiri tampil melempem karena langsung terhenti di babak pertama oleh pasangan China, Zhang Nan / Liu Cheng.
"Yang pasti, target kami ingin bisa juara lagi. Inginnya bisa seperti 2017, 2018, tapi namanya pertandingan kita tidak tahu akan bagaimana," ujar Marcus di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta.
Kevin / Marcus sendiri menjalani persiapan jelang All England 2020 dengan waktu yang cukup lama.
Ada jeda waktu sekira satu bulan sejak keduanya membantu tim beregu putra Indonesia menjadi juara Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 pada 16 Februari lalu.
"Persiapan sendiri cukup baik, lumayan lama, jadi lebih siap," tutur Marcus.
"Untuk sekarang sih latihan sudah tidak terlalu berat, karena sebentar lagi sudah mau berangkat. Jadi lebih banyak teknik," tukasnya.
Baca Juga: Duet Striker Anyar Tampil Gemilang, Persib Libas Persela 3-0
All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris. Turnamen bulutangkis tertua di dunia itu dijadwalkan bergulir pada 11-15 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko