Sport / Raket
Selasa, 05 Mei 2020 | 14:06 WIB
Kabid Binpres PBSI Susy Susanti ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kabid Binpres Susy Susanti memiliki harapan tinggi untuk Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang pada hari ini, Selasa (5/5/2020), merayakan hari ulang tahun ke-69.

Peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona itu berharap induk cabang (cabor) olahraga buluangkis Tanah Air bisa semakin berjaya di masa yang akan datang.

"Harapannya adalah PBSI bisa menciptakan prestasi yang lebih baik dari tahun ke tahun," kata Susy Susanti saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/5/2020).

Sejak berdiri pada 1951 silam, PBSI menjelma menjadi salah satu induk cabor paling berprestasi di Indonesia.

Podium tertinggi yang diraih Susy Susanti di Olimpiade 1992 jadi medali emas pertama yang berhasil diraih Indonesia selama keikutsertaan di multievent terakbar tersebut.

Pebulutangkis Indonesia Tontowi Ahmad (kiri) bersama partnernya di ganda campuran, Liliyana Natsir, merayakan keberhasilan meraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (17/8/2016). [AFP/Goh Chai Hin]

Hingga sekarang pun, tercatat hanya olahraga bulutangkis yang mampu mempersembahkan medali emas Olimpiade bagi masyarakat Indonesia.

Dari total 32 medali Olimpiade yang telah dikumpulkan Indonesia, tujuh medali emas berhasil dipersembahkan oleh PBSI.

Selain Susy, para pebulutangkis lain yang meraihnya adalah Alan Budikusuma (1992), Rexy Mainaky/Ricky Subagja (1996), dan Toni Gunawan/Candra Wijaya (2000).

Serta Taufik Hidayat (2004), Hendra Setiawan/Markis Kido (2008), dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2016).

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah 67 Karyawan Indogrosir Jogja Positif Covid-19?

"Dan kami berharap PBSI semoga bisa selalu berjaya. Bisa membanggakan Indonesia," tandas Susy.

Load More