Suara.com - Keberkahan bulan suci Ramadan 2020 dirasakan mantan pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Maria Febe Kusumastuti.
Kini ia tengah mengandung anak kedua buah pernikahannya dengan sesama atlet bulutangkis nasional, Andrei Adistia.
Maria Febe mengetahui dirinya hamil lagi pada 11 Mei lalu, atau sebulan setelah dirinya memutuskan mengenakan hijab.
Dia pun memposting kebahagiaannya itu di akun Instagram pribadinya.
Sejak memeluk Islam dan menjadi mualaf pada 2013, Maria Febe butuh waktu tak sedikit untuk mengumpulkan keberanian mantap berhijab.
Salah satu faktornya karena dia tak enak hati dengan keluarga besar yang notabene berbeda agama.
"Saya memang punya niat untuk berhijab. Tapi saya masih menjaga hati orang tua saya," ujar Maria Febe saat dihubungi Suara.com.
"Sampai akhirnya bulan lalu, 11 April, saya sempat mengalami ketakutan. Ketakutannya itu kalau saya lupa salat dan sebagainya."
"Akhirnya saya bertanya kepada teman terkait apa yang saya alami. Mereka bilang itu hidayah. Kalau hidayah itu hilang tidak tahu kapan akan datang lagi," bebernya terkait alasan akhirnya mantap berhijab.
Baca Juga: Kisah Maria Febe Memeluk Islam: Sertifikat Mualaf dan Perjuangan Menikah
Entah kebetulan atau tidak, sejak memutuskan berhijab, Maria Febe menuturkan bahwa dirinya langsung mendapat rezeki. Dia kembali hamil.
"Alhamdulillah di bulan Ramadan dikasih keberkahan. Saya hamil anak kedua sekarang," tuturnya.
"Tahun 2018 juga pernah hamil tapi tak berkembang, jadi harus dikeluarkan janinnya," jelas juara Bitburger Open 2008.
Maria Febe pun mengabarkan kabar gembira kehamilannya kepada keluarga besarnya.
Kini orang tuanya mendukung apa yang semua jadi pilihannya. Termasuk soal keputusan Maria Febe Kusumastuti jadi mualaf.
"Awalnya ada pertentangan, tapi akhirnya orang tua mau menerima, kendati dalam hati mereka mungkin masih berharap suatu saat saya balik lagi ke Kristen," kata Febe.
Berita Terkait
-
Kisah Maria Febe Memeluk Islam: Sertifikat Mualaf dan Perjuangan Menikah
-
Bela Tontowi Ahmad, Sony Dwi Kuncoro Kritik PBSI
-
Umat Islam di Zaman Ratu Victoria: Ditanya Paus, Kamu Katolik?
-
Asha Shara Jarang Main Sinetron Gara-gara Diminta Lepas Hijab
-
Kak Seto: NF Gadis Pembunuh Bocah 5 Tahun di Sawah Besar Bukan Psikopat
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara