Suara.com - Eks pebulutangkis nasional, Liliyana Natsir mengatakan bahwa kesabaran Tontowi Ahmad menjadi kunci sukses keduanya selama bertandem hampir sembilan tahun.
Sebagai pasangan ganda campuran, Liliyana tak menampik bahwa persoalan dan suka duka silih berganti datang dalam kerjasamanya bersama Tontowi.
Namun, sikap Owi--sapaan akrab Tontowi Ahmad--baik di luar maupun di dalam lapangan, dinilai Liliyana jadi faktor kunci kenapa kerjasama keduanya awet dan terbukti sukses.
"Owi itu sabar. Mungkin selama pasangan sama dia, saya temperamental tapi dalam arti positif, saya nggak mau kalah," kata Liliyana dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (21/5/2020).
"Saya terbawa suasana kalau (pukulan) dia nyangkut atau apa, saya menunjukkan ekspresi kecewa."
Menurut Liliyana, dia cukup beruntung bisa mendapat partner seperti Tontowi Ahmad.
Pasalnya, dia menilai tak semua atlet punya toleransi yang tinggi, terhadap partner sepertinya yang kerap meledak-ledak di lapangan.
"Nah Owi selama ini bisa sabar, dia sudah paham, cik Butet nggak maksud kayak gitu, spontan aja karena sama-sama ingin menang," beber Liliyana.
"Mungkin nggak semua atlet dan partner bisa seperti Owi yang bisa nyesuain dengan keadaan," tambahnya.
Baca Juga: Soal Status Magang Tontowi Ahmad, Richard Mainaky: Saya Juga Kaget
Setelah berpisah dengan Nova Widianto, Liliyana mulai dipasangkan dengan Tontowi Ahmad pada pertengahan 2010.
Kombinasi baru racikan pelatih Richard Mainaky itu pada akhirnya menuai sukses. Berbagai gelar juara bergengsi seperti All England dan Kejuaraan Dunia berhasil diraih.
Puncaknya, Tontowi/Liliyana berhasil mengukir tinta emas dalam sejarah bulutangkis Indonesia dengan raihan medali emas Olimpiade 2016.
Tontowi/Liliyana menjadi pasangan ganda campuran Indonesia pertama yang berhasil mengumandangkan lagu Indonesia Raya di ajang sebesar Olimpiade.
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP