Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan Kemenpora akan mengizinkan induk cabang-cabang olahraga untuk kembali menggelar Pelatnas di tengah era New Normal.
Namun, Menpora menegaskan setiap induk cabor yang mengajukan izin latihan, harus memenuhi syarat yang diberlakukan Kemenpora.
Syarat tersebut antara lain setiap induk cabang olahraga harus menyerahkan perencanaan program latihan dan penerapan protokol kesehatan di era New Normal.
Untuk diketahui, Kemenpora hanya memberikan rambu-rambu umum terkait penerapan protokol kesehatan di era New Normal.
Namun, induk cabor diminta membuat sendiri detail protokol tersebut, lantaran dianggap lebih paham seluk beluk dari cabang olahraga yang digeluti.
"Kalau misal ada cabor yang ingin gelar latihan, silakan sampaikan perencanaan program latihan dan penerapan protokol kesehatannya seperti apa," ujar Zainudin Amali di Kemenpora, Jakarta, Selasa (16/6/2020).
"Kami akan lihat. Kalau oke kita izinkan, kalau tidak kami suruh revisi," tambahnya.
Zainudin Amali mengungkapkan hingga kini telah ada tiga induk cabor yang kembali menggelar Pelatnas.
Baca Juga: Menpora: Satu Atlet Kena Corona, Pelatnas Berhenti!
Bahkan, mereka telah menjalankan pelatnas sejak tiga bulan lalu.
"Ada yang sudah latihan. Mereka sudah Pelatnas dan berlangsung lama yakni bulutangkis (PBSI), menembak (Perbakin), dan angkat besi (PABBSI)," ungkapnya.
"Mereka menggelar pelatnas tapi dengan cara disiplin yang ketat. Sebelum masuk Pelatnas, semua di tes, minimal rapid. Bahkan ada yang sampai PCR."
"Begitu masuk pelatnas, tidak boleh keluar. Anak-anak di Cipayung (Asrama PBSI), sudah tiga bulan di dalam dan tak boleh keluar. Yang di luar tidak boleh ke dalam," tandas Menpora Zainudin Amali.
Berita Terkait
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Menpora Tegas soal Kasus Atlet, PERBASI Minta Pelaku Dihukum Setimpal
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya