Suara.com - Hendra Setiawan mengaku tak canggung saat harus berhadapan dengan partner aslinya, Mohammad Ahsan di laga kedua PBSI Home Tournament, Rabu (24/6/2020) sore WIB.
Dalam laga yang berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Hendra yang berpasangan dengan Pramudya Kusumawardana Riyanto menang dari Mohammad Ahsan/Leo Rolly Carnando dengan skor 21-16, 21-11.
Hendra mengaku tak kaget bisa menang dari Ahsan lantaran dalam latihan maupun saat mengikuti Kejuaraan Nasional dan liga kerap bertemu sebagai lawan.
"Kami sering ketemu di turnamen, pernah jadi lawan di Kejurnas dan liga, jadi sudah biasa," ujar Hendra dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (24/6/2020).
"Saya tahu kebiasan Ahsan, tapi Ahsan juga tahu kelebihan dan kelemahan saya, ya sama-sama saling tahu lah," tambahnya.
Ini merupakan kemenangan pertama yang dipetik Hendra/Pramudya dalam dua laga PBSI Home Tournament yang sudah dijalani.
Sebelumnya, mereka kalah di tangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Moh. Reza Pahlevi Isfahani dengan skor 21-18, 13-21, 19-21.
"Di pertandingan pertama pagi ini, feeling-nya belum dapet banget. Sedangkan sore ini Pram mainnnya pas, permainan aslinya bisa keluar," kata Hendra.
Pram mengakui sempat tegang harus berpasangan dengan pemain senior sekaliber Hendra Setiawan. Dalam laga kedua ini, dia sudah mulai terbiasa.
Baca Juga: Indisipliner, Tania Terancam Didegradasi PBSI
"Memang di pertandingan pagi tadi masih agak tegang, yang sekarang lebih rileks," ujar Pramudya.
PBSI Home Tournament diinisiasi PBSI guna mengisi kekosongan turnamen bulutangkis internasional yang tengah vakum akibat pandemi Covid-19.
Pertandingan yang hanya diikuti oleh atlet Pelatnas ini menyediakan hadiah total Rp 500 juta.
Ada lima sektor yang akan dimainkan secara bergantian dalam turnamen yang digelar mulai 24 Juni hingga 24 Juli 2020.
Mulai dari ganda putra, ganda campuran, tunggal putra, ganda putri dan tunggal putri.
Pertandingan PBSI Home Tournament bisa disaksikan melalui aplikasi Mola TV.
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
All England 2025: Sabar/Reza Optimis Dilatih Hendra Setiawan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya