Suara.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi dinilai masih bisa membuat perbedaan dalam tim kendati sudah tak secepat para pebalap tim berlogo Garpu Tala lainnya.
Pendapat itu disampaikan rider Ducati, Andrea Dovizioso. Dia menganggap Rossi masih memiliki kemampuan mumpuni untuk bersaing di MotoGP 2020.
Anggapan itu muncul setelah Dovi--sapaan akrab Dovizioso--melihat performa Rossi dalam dua balapan terakhir, di Sirkuit Red Bull Ring.
"Dia mungkin tidak menjadi pembalap tercepat di Yamaha, namun dia masih mampu membuat perbedaan dalam balapan," kata Dovizioso dikutip dari GP One, Senin (7/9/2020).
Dovi menganggap Rossi yang merupakan kompatriotnya dari Italia, mampu tampil kompetitif setelah berjuang untuk menemukan setelan motor yang cocok.
Sebelum mengaspal di MotoGP Austria dan Styria beberapa pekan lalu, Rossi sempat terlibat adu pendapat dengan Yamaha terkait setelan motor.
The Doctor--julukan Rossi--ingin setelan motornya dikembalikan ke awal. Meski sempat bertentangan dengan keinginan mekanik, permintaan Rossi dikabarkan terpenuhi.
Pebalap peraih sembilan gelar juara dunia itu pada akhirnya tak menyia-nyiakan kepercayaan tim. Dia jadi pebalap Yamaha terbaik di MotoGP Styria.
Pada balapan di Sirkuit Red Bull Ring itu, Rossi jadi satu-satunya rider Yamaha yang mampu menembus peringkat 10 besar. Dia finis kedelapan.
Baca Juga: Sering Nonton MotoGP, Daniel Ricciardo Akui Mengidolakan Valentino Rossi
Sementara tiga pebalap lainnya tampil buruk. Maverick Vinales gagal finis akibat masalah rem blong. Sedangkan duo Petronas Yamaha, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli hanya finis di peringkat 13 dan 15.
"Rossi dalam dua balapan di Austria menjadi pembalap Yamaha yang paling banyak membawa pulang poin," kata Andrea Dovizioso.
"Dia telah melakukan beberapa pekerjaan penting dalam aspek setelan motor dan kembali tampil kompetitif lagi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap
-
Skutik Entry Level Rasa Premium: Transformasi Total Yamaha Mio 2026, Cukup Buat Jegal Honda Vario?
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Yamaha Gear Ultima Hadir dengan Balutan Warna Baru yang Lebih Modern
-
Cara Yamaha Privater Racing Team Dongkrak Tenaga Motor di Motoprix 2026
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
-
F1 GP Kanada: George Russell Menangi Sprint Race, Lando Norris Salip Kimi Antonelli!
-
Jadi Cabor Prestasi, 150 Atlet Buru Poin Ranking Nasional Padel di Future Junior Championship