Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko diharapkan mampu memperbaiki komunikasi antara induk organisasi cabang olahraga dengan klub-klub bulutangkis di Tanah Air seandainya terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2020-2024 mendatang.
Hal itu disampaikan mantan atlet bulutangkis yang saat ini menjabat sebagai Ketua Harian PB Jaya Raya Imelda Wiguna. Imelda menilai bahwa hubungan di antara keduanya masih terlihat berjalan masing-masing dan tidak ada sinergisme.
“Sampai saat ini yang dilakukan PB Jaya Raya dan klub-klub lain yaitu membina atlet-atlet daerah. Tentunya, seharusnya PP PBSI istilahnya harus baik sama klub karena yang merekrut dan menangani atlet sehingga jadi bagus kan klub,” kata Imelda yang dihubungi, Senin (14/9/2020).
Imelda menjelaskan bahwa klub merupakan pintu awal pembinaan atlet. Perjalanan yang panjang serta biaya yang tak sedikit harus dikeluarkan oleh setiap klub agar bisa melahirkan atlet potensial yang bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
Namun ketika para atlet yang telah dibina klub itu dipanggil ke pelatnas, kata Imelda, sikap federasi justru terkesan tak menghargai upaya klub yang selama ini sudah menggelontorkan biaya besar, baik untuk pembinaan maupun mengirimkan atlet ke berbagai pertandingan.
“Jadi jangan sampai ada kata-kata kamu tidak menanam, tetapi mau memanen. Artinya tidak mau mendukung klub yang menanam,” tutur Imelda.
“Kami ingin PBSI itu menghargai klub. Ketika akan rekrut atlet klub untuk dipanggil ke pelatnas itu ada ‘kulo nuwun’, ngobrol. Sementara sampai hari ini ketika mau mengambil atlet kami kan permintaannya ke pengprov. Dari pengprov baru ke klub,” sambungnya seperti dimuat Antara.
Sementara itu, lanjut Imelda, pengurus provinsi PBSI sama sekali tak mengeluarkan biaya untuk pembinaan atlet. Klub lah yang menanggung semua risikonya, termasuk biaya sekolah atlet.
Oleh karena itu, Imelda berharap jika Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum PBSI nanti, ia bisa menjadi sosok yang tidak hanya bisa mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia, tetapi juga memperbaiki hubungan antara PBSI dan klub-klub bulu tangkis di Tanah Air. Sebab, jika klub diberi dukungan maka mereka akan semakin semangat untuk terus membina atlet-atlet muda.
Baca Juga: PB Jaya Raya Dukung Kepala Staf Kepresidenan RI Jadi Ketum Baru PBSI
Pekan lalu, para legenda bulutangkis resmi mengusung nama Moeldoko untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBSI, menggantikan Wiranto yang jabatannya akan berakhir pada Oktober nanti.
Mereka di antaranya Liem Swie King, Lius Pongoh, Ivanna Lie, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Christian Hadinata, serta Yuni Kartika dari PB Djarum. Sedangkan Jaya Raya mengirimkan Imelda Wiguna, Rudy Hartono, dan Markis Kido sebagai perwakilannya.
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis