Suara.com - Rider legendaris Yamaha, Valentino Rossi telah mengakhiri teka-teki masa depannya dengan bergabung bersama tim satelit, yakni Petronas Yamaha SRT untuk gelaran MotoGP 2021. The Doctor pun sudah tak sabar menyambut gelaran musim depan.
Rossi yang akan jadi rekan baru Franco Morbidelli di Petronas Yamaha, mengaku sudah tak sabar kembali ke Indonesia. Rider 41 tahun itu ingin menjajal trek baru di Indonesia.
Seperti diketahui, MotoGP Indonesia memang akan masuk kalender MotoGP 2021.
"Saya pernah balapan di Indonesia, di (Sirkuit) Sentul. Saya waktu itu turun di kelas 125cc pada 1997 dan saya menang," kenang Rossi, seperti dilansir laman resmi MotoGP.
"Saya sering ke Indonesia setelah itu bersama Yamaha. Kegemaran masyarakat Indonesia terhadap MotoGP sangat hebat dan tentunya ada banyak fans di sana," sambung pebalap ikonik asal Italia itu.
Untuk sementara, MotoGP memang belum menentukan tanggal resmi balapan MotoGP Indonesia, yang akan menjadi seri ke-15 MotoGP 2021.
Namun yang pasti, seri balapan yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu akan berlangsung setelah MotoGP Malaysia dan Thailand.
"Tentu saja saya senang bisa kembali lagi ke sana. Treknya baru, dibangun dari nol. Saya melihat sketsanya, (lokasinya) di dekat laut. Ini proyek baru, saya tak sabar untuk datang ke sana," tukas Rossi.
Baca Juga: MotoGP Catalunya: Kualifikasi Bagus, Quartararo Tekad Naik Podium Lagi
Berita Terkait
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi
-
Lengkap Sudah! Ini Susunan pembalap MotoGP 2026, Diogo Moreira Debut di Kelas Utama
-
MotoGP Indonesia: Fermin Aldeguer Jadi Pembalap Termuda Kedua Menangi Seri
-
Insiden di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Terbang ke Madrid untuk Penanganan Cedera
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko