Suara.com - Petinju kelas berat asal Britania Raya, Anthony Joshua menyampaikan peringatan kepada Tyson Fury bahwa dirinya benar-benar berhasrat merebut sabuk gelar juara dunia WBC miliknya.
Pemegang gelar IBF, WBA dan WBO Joshua merencanakan dua pertarungan dengan Fury pada tahun 2021 dengan setiap gelar divisi utama dipertaruhkan.
Apabila berhasil menumbangkan Tyson Fury, Joshua bakal menjadi juara dunia kelas berat tak terbantahkan dengan mengawinkan gelar IBF, WBA, WBO, dan WBC.
"Itu selalu menjadi keinginan saya. Bukan hanya WBC tetapi bersaing dengan tantangan terberat yang ditawarkan divisi kelas berat," kata Anthony Johsua dikutip Sky Sports, Sabtu (7/11/2020).
"Itulah satu-satunya cara untuk menjadi lebih baik, bukan? Anda mengalami malam yang sulit, Anda kembali lagi, Anda meningkat baik menang atau kalah."
Sebelum merencanakan duel dengan Tyson Fury, Joshua sejatinya lebih dulu menantang Deontay Wilder yang dua tahun lalu masih memegang sabuk juara dunia kelas berat WBC.
Pada momen tersebut, Wilder lebih memilih untuk berduel dengan Tyson Fury. Setelah seri di pertarungan pertama, Wilder akhirnya takluk di tangan Fury pada Februari 2020 lalu.
"Berjuang untuk WBC akan menjadi suatu kehormatan. Ini sabuk bergengsi, itu salah satu yang ingin saya dapatkan," kata Joshua.
"Saat waktunya tepat, peluang akan muncul dengan sendirinya."
Baca Juga: Perang Urat Saraf Dimulai, Kubrat Pulev Hina Anthony Joshua
Sebelum bertarung dengan Tyson Fury awal tahun depan, Anthony Joshua pertama-tama harus mempertahankan gelarnya terlebih dahulu melawan Kubrat Pulev pada 12 Desember 2020.
Pulev sendiri hanya pernah kalah dari Wladimir Klitschko dan sejak itu mengalahkan Derek Chisora dan Hughie Fury.
"Dia bukan petinju terkenal di media sosial - di situlah banyak orang mendapatkan kredibilitas mereka di zaman sekarang ini," kata Joshua.
"Dalam hal apa yang dia perjuangkan? Apa yang dia wakili? Dia sudah ada sejak lama. Dia tahu jalannya di sekitar ring."
“Dia memiliki tantangan. Dia menginginkan gelar dan dia ingin mengalahkan saya," tegas Joshua waspada.
Berita Terkait
-
Top 5 Sport: Joshua Tersinggung Namanya Terseret dalam Konflik Wilder-Fury
-
Anthony Joshua Tersinggung Namanya Terseret dalam Konflik Wilder-Fury
-
Jika Duel Lagi, Deontay Wilder Minta Tyson Fury Siapkan Acara Pemakaman
-
Top 5 Sport: Performa Ducati Disorot Ayah Jorge Lorenzo, Begini Komentarnya
-
Ingkar Janji, Deontay Wilder Sebut Tyson Fury Laki-laki Pengecut
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025