Suara.com - Manajer Indonesia Patriots Andi “Batam” Poedjakesuma menyebut serangan-serangan kilat atau fast-break menjadi kunci kemenangan tim nasional elite muda dalam laga kedua Liga Bola Basket Indonesia (IBL 2021) di gelembung Robinson Resort, Bogor, Kamis (11/3/2021).
Menghadapi tim debutan, West Bandits Solo, Indonesia Patriots menang 73-60. Ini menjadi kemenangan kedua bagi anak asuh Youbel Sondakh itu setelah pada laga pertama mereka mengalahkan NSH Mountain Gold Timika dengan skor 55-44.
“Hari ini lebih baik daripada kemarin. Permainan lebih jalan dan anak-anak lebih lepas bermainnya dibanding gim pertama. Mereka sudah mulai adaptasi dan dapat chemistry-nya,” kata Andy Batam dalam konferensi pers purnalaga secara virtual seperti dimuat Antara.
Pemain Indonesia Patriots Yesaya Alessandro juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, kemenangan kali ini tak terlepas dari kekuatan tim yang semakin solid.
“Hari ini good defense dan good energy. Pertama karena memang kami sudah latihan. Kami tadi memang benar-benar menang di defense dan fast break,” kata Yesaya.
Andre Adrianno dari West Bandits Solo juga mengamini bahwa kegagalan timnya disebabkan salah satunya karena tak mampu membendung serangan-serangan kilat dari Indonesia Patriots.
“Kami di kuarter ketiga sudah bagus, tetapi kecepatan mereka melakukan transisi defense ke offense-nya membuat kami kewalahan. Kuarter empat kami leading, tapi kena fast break dua kali dan tidak bisa mengejar lagi,” kata Andre.
Catatan statistik pertandingan menunjukkan Indonesia Patriots unggul di beberapa lini. Untuk urusan mencetak poin dari situas fast break, Patriots unggul 15-5 atas West Bandits, demikian catatan resmi IBL.
Namun West Bandits unggul dalam aspek rebound dengan torehan 44 poin atau unggul empat poin dibanding Patriots. Demikian juga assist, tim bermarkas di Solo itu unggul 18-17 atas timnas elite muda.
Baca Juga: 4 Pemain Dipulangkan Timnas, Satria Muda Pede Juara IBL 2021
Yesaya Alessandro keluar sebagai top skor Patriots lewat torehan 15 poin, lima rebound dan empat assist. Diikuti Hendrick Yonga dengan 11 poin, tiga rebound dan satu assist.
Di kubu West Bandits, Andre Adrianno jadi satu-satunya yang mencetak dua digit dengan 14 poin, tujuh rebound dan tiga assist.
Pada laga lanjutan Seri I, Sabtu (13/3), Indonesia Patriots bakal jumpa Amartha Hangtuah, sedangkan West Bandits melawan NSH Mountain Gold Timika.
Berita Terkait
-
Perbasi Kembangkan Pebasket Muda Potensial Indonesia Berpostur Lebih dari 180 Cm
-
Gantikan West Bandits, Kesatria Bengawan Solo Racik Komposisi Terbaik untuk IBL 2024
-
Laga Internasional Syarat Timnas Basket Indonesia Main di FIBA World Cup
-
Milos Pejic Pulang ke Serbia di Seri Pamungkas IBL 2023
-
Bungkam Indonesia Patriots, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di 11 Laga
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026