Sport / balap
Arief Apriadi
Johann Zarco dengan motor tim Pramac Racing (Twitter)

Suara.com - Pebalap Pramac Ducati, Johann Zarco jengkel gagal meraih podium juara di MotoGP Qatar 2021. Padahal, dia menunggangi salah satu motor tercepat di Sirkuit Internasional Losail.

Johann Zarco harus puas finis di posisi kedua. Sempat mendominasi jalannya balapan, pebalap Prancis itu pada akhirnya kalah cerdik dari Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang keluar sebagai pemenang.

Zarco yang memecahkan rekor Top Speed MotoGP saat menjalani sesi latihan bebas FP4 MotoGP Qatar 2021 26 Maret lalu, menegaskan bahwa kondisi motornya baik-baik saja.

Bahkan Desmosedici GP21 dinilainya sangat bertenaga di atas lintasan. Dia pun merasa jengkel harus kalah dari Vinales karena faktor lain yang dinilainya kurang berjalan baik.

Baca Juga: Hasil MotoGP Qatar 2021: Pecundangi Ducati, Vinales Juara Seri Pembuka

"Saya jelas tidak membutuhkan tambahan tenaga [pada motor], ada cukup tenaga! Saya pikir saya harus bisa bertarung di lap terakhir dan juga di putaran pertama," beber Zarco dikutip GPone, Selasa (30/3/2021).

Sejak tes pramusim dan sesi latihan bebas hingga kualifikasi, Sirkuit Internasional Losail terlihat menjadi habitat ideal untuk Ducati.

Meski belum meraih kemenangan, Zarco mengaku tidak khawatir. Dia dan tim bakal terus bekerja keras untuk tampil lebih baik dan hasil dianggapnya otomatis akan mengikuti.

"Hari ini adalah titik awal dan itu terlihat bagus bagi saya. Sekarang kami harus meningkat," beber Zarco.

"Tingkatkan saja mulai dari ini dan saya pikir kami bisa melakukannya. Kami memiliki balapan yang bagus dan saya pikir kami bisa berbuat lebih banyak di masa depan," tambahnya.

Baca Juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Qatar 2021: Bagnaia Terdepan, Rossi Start Nomor 4

Komentar